Pembukaan Musyawarah IPB Ke VI di gelar secara Akbar

Editor: Admin author photo

(Sambutan Kepala Kelurahan Bobo M.Suleman Rivai)

TIDORE- Ikatan pemuda Bobo (IPB) Ke VI Kelurahan Bobo, menggelar Pembukaan Musyawarah secara Akbar.
kegiatan yang mengangkat tema" Pemuda berakal sehat". yang di mulai dari tanggal 25-27 Mei 2019 ini, di buka secara langsung oleh kepala kelurahan Bobo M. Suleman Rivai yang bertempat di Kelurahan Bobo RT 06 lingkungan Sigimadite Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan. Sabtu (25/5/2019) malam tadi.

Kepala kelurahan Bobo M. Suleman Rivai dalam sambutannya menyampaikan, peran pemuda ini sangat penting sebagaimana kita melihat sejarah perjuangan Indonesia ini sangat panjang, dan memang Indonesia ini sampai merdeka di karenakan perjuangan para pemuda. dan nama Pemuda itu sendiri jadi kebanggan di mana-mana.

"Jadi untuk pemuda kelurahan Bobo torang harus punya semangat juang yang tinggi untuk menghadapi momentum apa saja, dan untuk pemuda kelurahan Bobo saya melihat dengan mata kepala saya sendiri bahwa selama saya menjabat sebagai kepala kelurahan Bobo yang hampir dua tahun lebih, saya melihat banyak sekali karya- karya yang di turunkan oleh Pemuda kelurahan Bobo ini terutama dalam bidang seni dan budaya. hal inilah sebagai salah satu langkah besar dan kerja nyata para pemuda kelurahan Bobo," ungkapnya.


Tambahnya lagi, bahwa anak-anak muda di kelurahan Bobo ini sangat luar biasa dengan kreatifnya.

"Mereka punya inovasi yang begitu besar terhadap pentas seni karya-karya seni di Torang pun Daerah ini. dan sebuah penghargaan besar terhadap para Pemuda yang ada di kelurahan Bobo ini, Karena banyak sekali kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan dan itu butuh dukungan dari torang semua yang di mulai dari lapisan masyarakat baik dari orang tua-tua maupun Tokoh lainnya, untuk dapat berkreasi dan dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat positif untuk kelurahan ini kedepannya, Dan itu sudah dilaksanakan oleh torang pun Pemuda di kelurahan Bobo ini," tambahnya

Dirinya juga mengharapkan, dengan terbentuknya Pemuda dengan pemilihan pemuda yang baru ini, berpesan yang utama ialah harus menjaga kekompakan Pemuda dari lingkungan Akesaragi sampai Loda atau RT 01- RT 08 serta menjaga kekompakan dan persatuan karena persatuan itu lahirlah dari kaum muda.

"Poin yang sangat penting, guna untuk menjalin keakraban dan persatuan di kelurahan, awalnya dari para pemuda. oleh sebab itu, Dengan hadirnya musyawarah ini atau pemilihan ketua pemuda yang baru ini saya berpesan agar jaga persatuan dan kesatuan Bersama," harapnya.

 (Foto/Aidar Salasa)

Ketua panitia Habir Hamid dalam sambutannya menyampaikan, Sejarah pemuda adalah sejarah tentang perubahan, Pemuda selalu menempatkan posisinya sebagai kelompok yang memiliki kekuatan besar dalam sebuah pergerakan peradaban Demi kemajuan bangsa.

"Misalnya sebagai bukti di mana pemuda menjadi pembangkit perlawanan terhadap menjajah hingga kemerdekaan dapat di raih dan Indonesia menjadi negara yang merdeka. Pemuda adalah akumulasi dari usia produktif manusia yang di dalamnya terdapat rasa mencari tahu dan semangat untuk mengubah begitu besar tertanam dalam jiwanya. Dasar inilah yang membuat suatu negara tidak pernah melepaskan pemudanya sebagai infestasi kemajuan," terangnya.

Kemajuan negara kedepan tergantung dari perjuangan para pemuda saat ini.

"Jika pemudanya baik, maka baik pula masa depan negaranya. begitu juga sebaliknya. jika Pemuda itu buruk maka masa depan negara tersebut mengalami kehancuran, Sederhananya Pemuda saat ini adalah wajah dari suatu negara dimasa yang akan datang". tambahnya

Lanjutnya lagi, Kota Tidore Kepulauan sebagai daerah yang memiliki kekuatan kebudayaan yang besar tentu dengan hal ini menjadi modal kultural yang harus digarap dengan tujuan untuk menciptakan identitas Daerah. Hal ini dapat tercapai jika seluruh Stackeholder terkoordinasi dengan baik dalam rangka membangun koordinasi sebagai upaya pembangunan.

" Kekuatan Pemuda di kota Tidore Kepulauan pada posisi ini sangat penting khususnya pemuda yang tersebar di setiap kelurahan/Desa harus di bekali dengan kekuatan sumber daya intelektual, Sementara upaya ini hanya tercapai melalui upaya konsilidasi baik bersifat secara institusi maupun kegiatan sosial dengan tujuan agar kesadaran Pemuda sebagai lokomotif perubahan tetap terawat,". terangnya

Dikatakan pula, Atas dasar inilah ikatan pemuda Bobo (IPB) membangun konsulidasi demi merawat kesadaran dan semangat kepemudaan yang kuat dan berbasis pada kebudayaan lokal.

"Pemuda berakal sehat yang selanjutnya diangkat menjadi tema musyawarah VI ikatan pemuda Bobo ini adalah bagian dari itu semua. Hanya Pemuda berakal sehatlah yang bisa merawat semangat kepemudaanya," tutupnya. (Dar)


Share:
Komentar

Berita Terkini