|
Menu Close Menu

Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Pemprov Malut Diminta Serahkan Status Jalan Ke Balai

Selasa, 11 Juni 2019 | Juni 11, 2019

(Aksi Geram Oba dan Masyarakat sebagai bentuk Ptotes terhadap Pemprov Malut)

TIDORE - Generasi muda oba (Geram oba) bersama masarakat oba selatan lakukan aksi protes Terhadap pemeritah Provinsi (Pemprov). Senin (10/06/19)

Merek mengelu tentang rusaknya jalan lintas oba selatan. Aksi yang di gelar di Oba di awali dengan long mars dari Desa Wama menuju desa lifofa kemudian iringi dengan aksi menanam pohon pisang dan kelapa sebagai wujud protes atas pemerintah yang telah dua puluh tahun jalan ruas oba selatan tidak kunjung di perbaiki. bahkan masa pun rela mandi di air kotor sebagai bentuk protes mereka.

Koordinator Aksi (Korlap) Zulfikar. mengatakan Kepada wartawan media ini bahwa sudah sejak lama masyarakat Oba Selatan tidak pernah menikmati aspal butas, masyarakat Oba Selatan selama ini hanya mendapat janji dari Pemerintah.

"Kami menuntut ke pemerintah Provinsi Malut untuk secapatnya memperbaiki jalan Oba Selatan, Ruas jalan oba selatan dengan nomenklatur payahe-dehepodo masih berstatus jaalan provinsi dan jika provinsi tidak memeperhatikan, maka pemerintah Provinsi Maluku Utara harus mengalihkan status jalan ke balai jalan dan jembatan di bawah payung kementrian pekerjaan umum agar supaya jalan tersebut nantinya di laksanakan oleh balai sebagai jalan Nasional," papar Zulfikar.

(Foto: Aidar)

Lanjutnya, Jika Pemrintah Kota dan Provinsi tidak secepatnya menggubris tuntutan Masa, maka dipastikan masarakat Oba Selatan akan memboikot jalan lintas Payahe-Weda dan akan melakukan aksi Protes di depan kantor Gubernur Malut sampai ada titik terang terkait tuntutan.


"Generasi muda oba Geram oba akan tetap bersama warga untuk mengawal perbaikan jalan oba selatan sampai pada titik darah penghabisan, karema oba selatan juga bagian dari masyarakat maluku utara, hingga pentingnya pemmerintah memperlakukan masyarakat oba selatan sama dengan masyarakan di daerah lain yaang suda menikmati infrastruktur jalaan yang baik".

Menurut Masa bahwa aksi yang di lakukan oleh Generasi Muda Oba bersama dengan masyarakat oba selatan merupakan aksi murni dan tidak ada yang menunggagi aksi yaang di lakukan, karena Geram Oba memiliki tangung jawab memperjuangan hak-hak masyarakat yang terabaikan. (Dar)


Bagikan:

Komentar