|
Menu Close Menu

Pekan Depan, Pemkot Tikep Relokasi Pedagang Gosalaha Ke Pasar Sarimalaha

Selasa, 25 Juni 2019 | 23.04
Saiful Latif (Kepala Disperindagkop  Kota Tikep) 

TIDORE – Relokasi pedagang di pasar gosalaha yang berada di Kelurahan Goto ke Pasar Sarimalaha di Kelurahan Indonesia terus dimantapkan oleh Pemkot Tidore Kepulauan mulai dari pengambilan nomor undian untuk menempati lokasi yang telah disediakan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Tikep Saiful Bahri Latif kepada wartawan media ini, Selasa (25/6/2019),

Ia mengatakan untuk pengambilan nomor undian ini, pihaknya menargetkan akan berlangsung selama 4 hari, karena jumlah pedagang yang begitu banyak sehingga tidak bisa dilakukan sekaligus.

“Jadi nomor undian ini kita bagi bertahap, misalnya saat ini untuk pedagang sayur, besoknya pedagang yang lain, dan seterusnya sampai pada hari kamis. dan itu sudah diatur jamnya. jadi kemungkinan di hari kamis itu kita melakukan pembagian undian sekaligus memobilisasi pedagang dari pasar gosalaha ke pasar sarimalaha, jadi hari Jumat ini pedagang sudah bisa beraktifitas di pasar sarimalaha dan pasar gosalaha sudah harus dikosongkan,” jelasnya.

Kendati pembagian undian terjadi perdebatan mengenai lokasi yang terlalu kecil yang peruntuhkan untuk pedagang sayur, namun pedagang berharap Disperindagkop Kota Tikep dapat dibijakinya.

“Harapan kami adanya perluasan lokasi untuk pedagang sayur sekitar dua meter, karenanya lokasi yang diberikan kepada pedagang sayur masing-masing berukuran hanya kurang lebih satu meter,” ungkap pedagang sayur Taeba Hamid.

Taeba mengaku mengenai relokasi sudah tidak masalah, bahkan pihaknya sangat bersemangat dan memberi apresiasi kepada Pemkot Kota Tidore Kepulauan, akunya.

Mengenai keluhan pedagang sayur, Saiful menyatakan apa yang diharapkan pedagang adalah sebuah dinamika yang wajar, meski begitu pihaknya telah menyediakan semua tempat untuk pedagang. Sedangkan, soal lokasi yang harus diperbesar pihaknya akan mencari ruang di lokasi tersebut untuk diatur sebagaimana yang dibutuhkan, tetapi yang terpenting soal relokasi ini bisa dimanfaatkan oleh semua pedagang.

“Ada pedagang yang belum mendapat undangan sudah kami akomodir setelah mereka melaporkan secara langsung, jadi jumlah pedagang tetap saat ini sebanyak 460 sementara untuk pedagang musiman sebanyak 320, diluar pedagang ikan karena sebelumnya pihaknya telah bersepakat untuk pedagang ikan tetap menetap disana,” ungkapnya.

Usai dilakukan relokasi, maka lokasi pasar gosalaha akan diserahkan ke Dinas Perikanan dan Kelautan untuk dikembangkan sebagai Pusat Pendaratan Ikan (PPI) sebagaimana fungsi awal bangunan itu didirikan.

“ Setelah pedagang ini semua sudah ditempatkan di pasar baru, maka akan diresmikan oleh Walikota dan Wakil Walikota sembari makan siang bersama dengan pedagang,” tutupnya. (dar)


Bagikan:

Komentar