|
Menu Close Menu

Pemkot Tikep dan Baznas Salurkan Bantuan Ke Kaum Duafa Dan Mualaf

Sabtu, 01 Juni 2019 | Juni 01, 2019
Wawali Tikep penyerahan bantuan kepada kaum duafa dan mualaf (foto: Aidar)
TIDORE- Momentum bulan suci Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri1440 H / 2019 M, Pemkot Kepulauan bekerja sama dengan Baznas menyalurkan bantuan kepada kaum Duafa dan Mualaf di Kota Tidore Kepulauan, Sabtu (1/6/2019).

Penyerahan bantuan diserahkan Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen secara simbolis kepada kaum Duafa dan Mualaf di Masjid Al Furqan Kelurahan Ome. Dan untuk Kecamatan Tidore  bantuannya diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Asrul Sani Soleman.

Muhammad Sinen menyatakan bantuan yang diberikan dalam bentuk uang tunai ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan menjelang hari raya Idhul Fitri.

 "Bantuan ini kalau dilihat mungkin  nilainya tidak terlalu besar, akan tetapi sudah menjadi kewajiban kita untuk saling membantu, semoga bermanfaat dan dapat memenuhi kebutuhan hidup sementara waktu bagi mereka yang berhak menerima" tutur Wawali.

Senada dengan diungkapkan Sekretaris Daerah Asrul Sani Soleman menyatakan bantuan yang diserahkan merupakan bagian dari Zakat, infaq dan Sedekah dari seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkup Pemerintah Kota Tidore Kepulauan yang terkumpul melalui Badan Amil Zakat (Baznas) Kota Tidore. 

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Sementara Ketua Baznas Kota Tidore Kepulauan dalam laporannya mengatakan bantuan disalurkan kepada 296 orang Mustahik (yang berhak menerima) pada empat Kecamatan di Pulau Tidore dan satu Kecamatan di daratan Oba, Masing-masing Kecamatan Tidore Utara 96 orang, Kecamatan Tidore sebanyak 69 orang, Kecamatan Tidore Selatan 70 orang serta Tidore Timur sebanyak 45 orang dan Oba tengah sebanyak 16 orang, sementara untuk Kecamatan Oba Utara, Kecamatan Oba dan Kecamatan Oba Selatan belum dapat disalurkan dan akan disalurkan setelah bulan suci Ramadhan, hal tersebut disebabkan karena terbatasnya sumber dan Baznas.(dar)

Bagikan:

Komentar