|
Menu Close Menu

Heboh, Lambang 'Palu Arit' Gegerkan Pasar Amurang

Minggu, 14 Juli 2019 | Juli 14, 2019

(Foto : MS)
MINSEL- Seperti biasa menjelang Hari Pengucapan Syukur di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Unsur Forum Koordinasi Pimipinan Kecamatan turun ke pasar-pasar guna memantau situasi serta harga sembako yang ada. Jumat (12/07/19).

Dalam pantauan tim koordinasi di dalamnya tergabung TNI-Polri dan Satpol PP, tak sengaja mendapati salah satu Ibu Rumah Tangga (IRT) yang mengunakan koas oblong berlambang 'Palu Arit'.

Di ketahui berinisial RL alias Rita (48), warga Desa Tumpaan Satu, Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan, harus berurusan dengan petugas. lantaran koas yang dikenakannya mempunyai lambang palu arit, organisasi yang dilarang Pemerintah.

Ketika di interogasi petugas, Ibu IRT ini beralasan bahwa kaos 'Palu arit'  yang ia pakai tanpa di sengaja.

Berdasarkan keterangan  Danramil 1302-14/Amurang, Kapten Inf. Ferdinand T, ketika dikonfirmasi media ini. Ia membenarkan, " Jadi benar kami telah menemukan salah satu warga, pengunjung Pasar Amurang yang menggunakan Kaos yang ada logo 'Palu arit', kemudian kami interogasi, dan dari hasil interogasi alasannya mengunakan kaos tersebut tidak ia sengaja," tuturnya.

RL sendiri mengaku tidak mengetahui arti dari lambang yang ada pada pakaian yang ia kenakan, ia membeli baju tersebut di salah satu pasar baju bekas yang ada di Manado," terangnya. 

Selanjutnya, petugas mengamankan kaos lambang 'Palu Arit' sambil memberikan pemahaman kepada perempuan tersebut.

"Kaosnya kita suruh untuk di ganti, sementara kami berikan pengertian Kepada Ibu Rumah Tangga akan Arti dari Lambang 'Palu Arit'," Tutupnya. (Ir)
Bagikan:

Komentar