Ikatan Pemuda Bobo Bakal Lapor Dua Akun FB Ke Polisi

Editor: Admin author photo
Foto : Aidar Salasa (Ketua Ikatan Pemuda Bobo) 
TIDORE –  Pengurus Besar  Ikatan Pemuda Bobo (IPB) Kelurahan Bobo, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan, bakal  mempolisikan dua akun facebook yang sengaja menghina dan mencemarkan nama baik warga kelurahan bobo di media sosial.

Kedua akun yang akan dilaporkan ke polisi yakni SNJ alias Siti (Akun FB Chaa/Alhiza Lagaes) warga kelurahan gurabati dan Ramadhan (akun FB Iron Mhd) warga kelurahan Rum.

Kedua akun facebook bakal diadukan oleh pengurus besar IPB (Ikatan Pemuda Bobo), lantaran isi chattingan (percakapan) pada kolom komentar kedua akun tersebut mengandung hinaan dan pencemaran nama baik kepada masyarakat bobo.

Foto : Bukti Chattingan

Berikut kutipan percakapan pada kolom komentarnya masing-masing;

Iron Mhd. Kta lia nga  dg cwo spa tdi. 


Alhiza Lagess, Me Kita Pe cwo Tra. 



Iron Mhd, Eh kya orng Bobo tadi kg. 



Alhiza Lagess, Ce gila kaapa



Iron Mhd, ah me tdi rambu kribo bru breok tuu kg



Alhiza Lagess, Ce Jng alifur kacc mcm tdi Rudy tu Kong blng orng bobo tu.



Iron Mhd, Haha oh Iyo k brng tdi kta lia 


foto : bukti percakapan
Alhiza Lagess, Wets bukannya nga yg karibo model dng orng bobo tu to, kira me ngn tu orng bobo pdhl orng situ kaats e soalnya muka sama mo. 

Dari percakapan kedua akun tersebut, maka hal ini membuat Ikatan pemuda Bobo menindaklanjuti percakapan kedua akun untuk dilaporkan ke penegak hukum karena isi chattingan dianggap menghina dan mencemarkan nama baik warga bobo.

Ketua Umum IPB Aidar Salasa kepada wartawan media ini, Selasa (23/7), mengenai kasus ini dirinya  akan melaporkan dua akun facebook ke polisi. Sebab isi chatting kedua akun facebook tersebut sudah mencederai nama kelurahan kami, jika  dilihat pada percakapan seakan-akan menghina kami selaku masyarakat kelurahan Bobo.

“ Selaku Ketua Ikatan Pemuda Bobo (IPB) kami tetap proses dan menempuh jalur hukum, kasus ini  kami tidak main-main  sebab ini menyangkut dengan harga diri kami  sebagai masyarakat  kelurahan bobo,” tegas Aidar.

Menurut Aidar, pihaknya tetap melaporkan kasus ini, agar supaya ada efek jerah bagi pelaku, selain itu kasus tersebut diharapkan tidak akan terulang lagi, sehingga mereka tidak seenaknya saja menghina atau mencemarkan nama baik kelurahan kami,” kata dar sapaan karibnya.

Terpisah, Sekretaris Umum IPB Imran Husen menambahkan chattingan tersebut adalah  penghinaan atas nama kelurahan bobo.

" Dua akun tersebut kepada teman-temannya bukan merupakan candaan, ini adalah ejekan dan penghinaan kepada seluruh masyarakat di kelurahan bobo," ujar Imran.

Ejekan dan hinaan ini bukan kali pertama, Kata Imran, status atau komentar senada sudah banyak terjadi sebelumnya oleh beberapa orang, hinaan dan pencemaran nama baik kelurahan tersebut selalu saja dikait-kaitan atau identik. Padahal  ini  tidak benar disematkan kepada kelurahan bobo.

“ Saya pikir masalah seperti ini bukan persoalan baru terjadi, tapi sudah banyak terjadi sebelumnya. Jadi, kami melimpahkan ke pihak berwajib agar tidak terulang lagi. Tidak ada lagi oknum yang seenaknya menyebarkan, kebencian dan hinaan/mencemarkan nama baik kelurahan kami,” tandas Imran.

Mengenai kasus ini, meskipun keluarga  meminta maaf menginginkan masalah tersebut diselesaikan secara kekeluargaan, namun keinginan masyarakat tekad melaporkan supaya mendapat efek jera dan menjadi pembelajaran bagi lain.

"Kalau yang bersangkutan tidak ada itikad baik untuk mengakuinya, kami akan melakukan proses tersebut sampai pelakunya benar-benar mengakui dan menerima sanksi dari pihak yang berwajib,” tutupnya. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini