Pemkot Tikep Bentuk Tim Atasi Ambruknya Jembatan Gunung Batu Mangga

Editor: Admin author photo
Rapat penanganan ambruknya jembatan gunung batu mangga di desa kususinopa Tidore Kepulauan (foto/dar)
TIDORE- Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) mulai bergerak cepat menangani ambruknya jembatan gunung batu mangga yang terletak di Desa Kususinopa, Kecamatan Oba, Minggu (28/7) kemarin, berdampak pada terganggunya jalur lalulintas   transportasi darat rute ke Kecamatan Oba Selatan.

Dalam konference pers yang digelar oleh Dinas PUPR, Dinas Perkim dan BPBD Kota Tidore Kepulauan, Senin (29/7/2019) di Kantor Dinas PUPR membahas mengenai ambruknya jembatan gunung batu mangga.

Untuk penanganannya Dinas PUPR dan Dinas Perkim telah menerjunkan tim untuk melakukan survei guna inventarisasi lahan dan tanaman warga dalam pembuatan jembatan alternatif di lokasi ambruknya jembatan tersebut.

“  Kami sudah dilakukan kroscek tanaman dan lahan warga berhubungan di titik lokasi pembangunan jembatan alternatif, untuk pembangunannya agak bergeser dari lokasi dari jembatan ambruk tersebut atau mencari posisi yang paslah,” ungkap Kepala Dinas PUPR dan Tata Ruang Kota Tikep M. Ade Soleman kepada awak media di Tidore.

Di perkirakan pembangunan jembatan alternatif tidak membutuhkan yang lama “ untuk pekerjaan jembatan alternatif,  diperkirakan dalam waktu 10 sampai 14 hari kerja, pasca inventaris lahan dan tanaman warga tersebut dilakukan, barulah diturunkan alat dan mulai bekerja,” pungkasnya.

Ade menyebutkan walau masuk dalam ruas jalan Provinsi Maluku Utara, namun penanganan jembatan ambruk tersebut menjadi perhatian serius Pemkot Tidore Kepulauan. Sebab selain penanganan dengan membangun jembatan alternatif, sesuai dengan instruksi Walikota dan Wakil Walikota demi  menjaga pelayanan dan kelancaran aktivitas masyarakat di Oba Selatan agar menggunakan jalur alternatif melalui transportasi laut.

“Pak Wali dan Wakil instruksi ke Dinas Perhubungan untuk segera melayani transportasi laut sehingga masyarakat tidak terganggu dengan membuka akses laut dari Maidi ke Kususinopa dan sebaliknya,” tutupnya. (dar)

Share:
Komentar

Berita Terkini