|
Menu Close Menu

Pemprov Malut dan Jawa Barat Teken Kerja Sama Pembangunan di Berbagai Sektor

Rabu, 10 Juli 2019 | 17.23
Dua Gubernur KH. Abdul Ghani Kasuba dan Ridwan Kamil (Nacy/Foto)
JABAR – Pemprov Maluku Utara (Malut) dan Pemprov Jawa Barat (Jabar) bersepakat melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama pembangunan di berbagai sektor dipusatkan di Gedung Sate, Kantor Gubernur Jabar, Bandung. Selasa (9/7/2019).

Asisten Pemerintahan Hukum dan Kesejahteraan Sosial Setda Provinsi Jabar, H. Daud Ahmad mengatakan tujuan MoU ini adalah untuk meningkatkan kerjasama pembangunan antara kedua provinsi untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing pihak, guna meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan, ujar Daud Ahmad kepada awak media di gedung Sate.

Lanjut Daud, adapun ruang lingkup dari pada kesepakatan dua pemerintah daerah ini, diantaranya, sektor  Kelautan dan Perikanan, Sosial, Pembardayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana,Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Perkebunan, Kehutanan, Pertanian,Pendidikan,Kesehatan,Infrastruktur,Pariwisata,Lingkungan Hidup,Perhubungan, Energi dan Sumber Daya Mineral, Perindusterian dan Perdagangan, Pengembangan Sumber Daya Aparatur, Pengembangan Pelayanan Publik, PAD, Pengembangan Teknologi Informatika,Penelitian Pengembangan dan Inovasi,Kependudukan dan Pencatatan Sipil,Pengadaan Barang dan Jasa, Inspektorat, Perpustakaan dan Kearsipan, dan Bidang lainya yang disepakati bersama sesuai kebutuhan.

“ Naskah kesepakatan yang ditandatangani Gubernur Malut KH. Abdul Ghani Kasuba dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil pada hari ini akan ditindak lanjuti dengan perjanjian kerjasama yang lebih teknis dan operasional salah satu adalah perjanjian yang sudah dilakukan pembahasan dan kajian oleh tim koordinasi kerjasama kedua provinsi yaitu tentang Andon penangkapan ikan sekaligus dilakukan penandatanganan perjanjian dimaksud pada hari ini,” paparnya.

“ Perjanjian dibidang-bidang yang lain akan ditindak lanjuti denga pembahasan substansi, ruang lingkup serta pembagian hak dan kewajiban kerjasama yang lebih spesifik,terukur sesuai dengan skala prioritas yang akan disepakati bersama antara kepala perangkat daerah kedua provinsi,” pungkasnya.

Gubernur Malut, KH.Abdul Gani Kasuba dalam sambutannya mengatakan membangun daerah dan mensejahterakan masyarakatnya adalah tugas dan tanggung jawab utama setiap kepala daerah. Oleh sebabnya, untuk mencapai tujuan dimaksud tentunya tidak semudah membalik telapak tangan, tetapi harus melalui proses, butuh waktu dan juga ketersediaan anggaran. Namun yang lebih penting lagi adalah menyusun perencanaan yang baik, membuat kajian dan menganalisa dari semua sektor  potensi yang ada di daerah.

“ Bagi daerah yang telah maju dan berkembang sudah tentu akan menjadi referensi bagi daerah lain, untuk ingin mengetahui dan mempelajari, dan yang paling penting adalah sistem perencanaan yang perlu harus menjadi rujukan,” paparnya.

AGK sapaan karib Gubernur Malut menambahkan penilaiannya Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu provinsi yang telah maju, baik dari segi pembangunan infrstruktur maupun dari sisi pelayanan kepada masyarakat. Atas dasar itulah, kami berkeinginan untuk membangun kerjasama dengan pemerintah daerah Jawa Barat.

"Dan alhamdulillah, rencana dan keinginan kami itu, hari ini baru dapat terlaksana, meskipun sebelumnya telah ada beberapa kerjasama, namun itu hanya sebatas antara OPD, yakni kerja sama antara Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Dan itu telah berjalan dan hasilnya sangat baik dan dinilai sukses,” terang AGK.

Sementara Gubernur Provinsi Jabar M. Ridwan Kamil dalam sambutanya menyampaikan apresiasinya terhadap MoU yang dilaksanakan hari ini.

"Kami dengan senang hati dan dengan tangan terbuka ingin saling belajar, bertukar informasi tentang pembangunan dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara,” tutur Kang Emil

Ridwan Kamil juga berharap dengan penandatanganan MoU ini yang dimulai dari pimpinannya memberikan komitmen nawaitunya serta menindaklanjutinya oleh kepala-kepala SKPDnya agar ujung-ujungnya bisa berdampak pada kesejahteraan masyarakat dari kedua Provinsi ini.

“ Sebagai wujud komitmen dari kerja sama ini, saya dalam waktu dekat akan menjadwalkan kunjungan kerja ke Provinsi Maluku Utara,” ujarnya.

Penandatanganan MoU kerja sama dilakukan oleh kedua gubernur ini akan dilanjutkan oleh kepala SKPD kedua provinsi secara simbolik oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kedua Provinsi disaksikan oleh kedua gubernur, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara Zulkifli H. Umar, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Bambang Hermawan, Asiten III Salmin Janidi, Asisten Bidang Pemerintahan Hukum dan Kesejahteraan Sosial Setda Provinsi Jawa Barat, H. Daud Ahmad, dan sejumlah kepala SKPD kedua Provinsi. (ric)

Bagikan:

Komentar