|
Menu Close Menu

Anak mantu Polisikan Ayah Mantunya sendiri

Sabtu, 10 Agustus 2019 | Agustus 10, 2019

(Tersangka Jemmy saat di mintai keterangan oleh Penyidik Kepolisian)

MINSEL-Jemmy Mariangsang (57thn) Warga Desa Aergale, Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) di laporkan ke Polsek Sinonsayang oleh anak mantunya sendiri Junaidi Goguyu (25 thn) warga alamat yang sama. Sabtu (10/08)

Jemmy di Polisikan, Lantaran di duga menampar anak mantunya.
Kapolsek Sinonsayang IPTU. Mulyadi Lontaan membenarkan hal ini, yang menurutnya Tersangka Jemmy Mariangsang di Laporkan ke Polsek Sinongsayang lantaran di duga melakukan penamparan terhadap Junaidi.

"Jadi kami menerima Laporan dari pelapor atau korban, bahwa dirinya di tampar oleh Tersangka Jemmy yang tak lain ayah mantunya sendiri. setelah itu anggota langsung menjemput tersangka jemmy di rumahnya di bawah ke Polsek Sinonsayang. dari pemerikasaan kami, kronologinya bahwa Tersangka Jemmy awalnya menegur Korban junaidi yang saat itu bertengkar dengan istrinya yang tak lain ank kandung tersangka. bertepatan rumah korban dan tersangka berdekatan. kemudian korban dan Tersangka terjadi aduh mulut, tak terima di bentak korban. lantas tersangka jemmy kemudian menampar korban dengan tangan kiri. selanjutnya korban langsung melapor di Polsek Sinonsayang," jelas Muyadi.

Anggota Polsek mencoba untuk mendamaikan Korban dan Tersangka di karenakan menurut pertimbangan Kepolisian keduanya punya ikat Keluarga.

"Sebelumnya kami coba untuk mendamaikan kedua belah pihak, hal ini sengaja kami lakukan karna di nilai dari sisi kekeluargaan, namun Korban tetap bersikeras melanjutkan proses hukumnya, otomatis kami kepolisian melanjutkan perkara ini sesuai UU yang berlaku," tambahnya.

menurut keterangan korban bahwa anak mantunya akan berdamai jika keinginan anak mantunya di penuhi tersangka.

"Anak mantu saya mau mencabut laporan, kemudian berdamai asalkan saya harus memberikan uang kepadanya 150 ribu per hari sampai enam bulan, tapi jumlah seperti itu saya tak sanggup," keluhnya.

Sementara untuk Kasus ini Tersangka di kenai Pasal 351 Ayat 1 tentang Penganiayaan dengan diancam pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. (Nandar)
Bagikan:

Komentar