|
Menu Close Menu

Kejari Tidore Diminta Seriusi Kasus Dugaan Tipikor di Dinas Lingkungan Hidup

Senin, 26 Agustus 2019 | 21.49
Ketua DPD GPM Malut Sartono Halek

TIDORE – Dewan Pimpinan Daerah  (DPD) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Provinsi Maluku Utara mempertanyakan keseriusan Kejaksaan Negeri Tidore mengenai penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tidore Kepulauan anggaran tahun 2018 yang diduga merugikan keuangannnegara ratusan juta rupiah.

“ Kami ingin tahu sudah sampai dimana proses penyelidikan kasus dugaan korupsi di DLH Kota Tikep, karena kasus tersebut sudah dilakukan penyelidikan, jangan sampai pihak kejaksaan Negeri Tidore hanya mengertak saja,” Ketua DPD GPM Provinsi Malut Sartono Halek kepada wartawan media ini, Senin (26/8/2019).

Sartono menuturkan kasus tersebut sempat mencuat ke publik berdasarkan hasil telaan pihak Kejari Tidore, sehingga Kepala Kejaksaan Negeri Tidore Adam Saimima yang juga sebagai tim kemudian mengantarkan surat penyelidikan pada tanggal 20 Maret 2019 lalu ke Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang diterima langsung oleh Kadis Lingkungan Hidup Kota Tikep Nurbaity Fabanyo.

  Jika benar terbukti ada dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan DLH Kota Tidore Kepulauan harus diseriusi dan usut tuntas,” desak Surtono.
Karenanya, Surtono menegaskan kasus ini akan dikawal hingga tuntas, sebab  pada tanggal 25 Agustus 2019 pekan lalu. Pihak penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap  Bendahara Dinas Lingkungan Hidup  atas nama MS mengenai dugaan tindak pidana korupsi.

“ Harapannya kasus ini segera diproses, sehingga kasus tersebut tidak terkesan “tatono”  di meja Kejari Tidore,” tutupnya. (dar)


Bagikan:

Komentar