|
Menu Close Menu

Musda KNPI Malut Bakal Dihadiri Puan Maharani dan Pendiri KNPI

Minggu, 18 Agustus 2019 | 21.37
Panitia Musda Ke VI KNPI Maluku Utara
TERNATE -   Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku Utara (Malut) akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Ke IV yang dilaksanakan pada tanggal 2 September 2019 mendatang. 

Rencananya Musda tersebut diselenggarakan di Sofifi Ibukota Provinsi Maluku Utara. Hal itu disampaikan Ketua Panitia Sahmir Jahum menyatakan pelaksanaan musda kali ini akan dilaksanakan di sofifi atas permintaan Gubernur Maluku Utara. Atas arahan tersebut DPD KNPI Maluku Utara kemudian menindaklanjuti, dan saat ini kesiapan panitia untuk melaksanakan Musda sudah mencapai 80 persen, ungkap Sahmir melalui konference pers di Grand Majang, Minggu (18/8/2019).

Lanjut Sahmir, pada pembukaan Musda tanggal 2 September 2019 nanti, DPD KNPI Maluku Utara telah mengundang beberapa tokoh nasional untuk melakukan orasi kepemudaan.

" Tokoh nasional yang diundang pada pembukaan Musda KNPI yakni Puan Maharani dan Tokoh pendiri KNPI Akbar Tanjung untuk memberikan orasi pemuda di Musda nanti," ujarnya.

Sahmir menambahkan panitia Musda mulai hari ini telah membuka pendaftaran calon kandidat Ketua KNPI Maluku Utara secara terbuka.  

Adapun  syarat telah ditentukan Pertama,  umur maksimal 40 tahun, Kedua, pernah menjadi pengurus KNPI, baik di tingkat kecamatan, kabupaten maupun provinsi ataupun pusat. Ketiga, melampirkan  visi-misi sebagai calon Ketua  KNPI. Keempat, calon Ketua KNPI  minimal didukung  1 (Satu) DPD KNPI Kab/Kota dan 5 (Lima) OKP yang direkomendasikan sebagai calon Ketua KNPI. Untuk pengambilan form pendaftaran calon Ketua KNPI Malut bertempat di Sekretariat Musda KNPI Hotel Grand Majang," tutur Sahmir.

Tak hanya itu, calon ketua KNPI Malut wajib melampirkan syarat khusus  diantaranya SKCK, Surat Keterangan Bebas Narkoba dari BNN dan Surat keterangan dari dokter.

" Syarat khusus ini untuk memastikan bahwa calon Ketua KNPI tidak terlibat dalam kasus hukum maupun pengguna atau pemakai narkoba. Bahkan, calon kandidat Ketua KNPI Malut wajib memasang spanduk maupun baliho supaya publik mengetahui para calon Ketua KNPI Malut," pungkasnya. (ric)

Bagikan:

Komentar