|
Menu Close Menu

Proyek Rehabilitasi Talud Penahan Ombak Kotamabopo Disoal

Jumat, 30 Agustus 2019 | 01.30

    
Lokasi : Pembangunan Talud Penahan Ombak Kotamabopo Tidore
TIDORE - Proyek pembangunan Rehabilitasi Talud  Penahan Ombak Kotamabopo yang berlokasi di Kelurahan Gamtufkange dinilai tidak sesuai dengan pekerjaan dengan nilai kontrak 619.525.000,00- yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tidore Kepualaun Tahun 2019.   

Sebelumnya proyek yang dikerjakan CV. Putra Prima telah menjadi sorotan DPRD Kota Tidore Kepulauan. Selain memakan anggaran yang cukup besar, pekerjaan yang dilaksankan pihak rekanan tidak sesuai. Bahkan DPRD ketika hearing dengan Dinas PUPR beberapa waktu lalu telah mempersoalkan masalah ini.

Kepala Dinas PUPR Kota Tidore Kepulauan  M. Ade Soleman bahwa pihak telah akan memanggil penanggung jawab kegiatan CV. Putra Prima selaku rekanan untuk dimintai keterangan, tetapi jawaban rekanan pada saat penyusunan rincian anggaran pembiayaan (RAB), selain rehabilitasi, juga ada item bangun baru.

"Jadi ada posisi talud yang melengkung itu diluruskan lagi. Selain itu ada pembangunan baru di dasar talud kurang lebih sepanjang 20 meter,” tukas Ade Soleman kepada wartawan media, Kamis (29/8/2019).

Ade berjanji akan memanggil PPK untuk menjelaskan lebih detail terkait pembangunan kegiatan tersebut, sehingga orang tidak lagi mempertanyakan pekerjaan ini.

“ Ini kan orang pertanyakan kenapa anggaran 600 juta kok cuma tampal sulam. Ternyata saya cek ulang itu ada yang dibangun baru. Selain itu yang sudah crossing itu disusun batu kembali untuk penahan ombak. Saya juga sudah pertanyakan kenapa hanya rehab, penanggung jawab kegiatan bilang itu ada pembangunan lagi," kata Ade.

Bahkan, diri sempat menyesalkan, lantaran dikhawatirkan penilaian masyarakat bahwa anggarannya besar, namun kerjanya kecil.  ternyata ada uraian pekerjaan yang dibangun baru, tutupnya. (dar)

Bagikan:

Komentar