Walikota Tidore Buka Kegiatan Desiminasi Program Kerja KNN Kebangsaan

Editor: Admin author photo
Walikota Tidore H. Ali Ibrahim membuka acara  Desiminasi Kerja KNN Kebangsaan (foto/dar)

TIDORE- Desiminasi Program Kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan Ternate-Tidore Tahun 2019, kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Walikota Tidore Kepulauan H. Ali Ibrahim bertempat di Aula Sultan Nuku, Senin(19/8/2019) Pagi tadi.

Walikota Tidore Kepulauan H. Ali Ibrahim mengatakan bahwa kegiatan desiminasi program kerja oleh Mahasiswa KKN Kebangsaan di Kota Tidore ini untuk mengakselerasi hasil-hasil penelitian yang telah banyak didokumentasikan untuk segera fisebarluaskan dan didayagunakan sehingga menjadi bagian dari salah satu referensi penting bagi Pemerintah terutama Pemerintah Daerah bersama masyarakat Kota Tidore Kepulauan dalam menyusun rencana pembangunan kedepan

Ali Ibrahim berharap hasil dari diseminasi ini dapat bermanfaat bagi Pemerintah Daerah sebagai pengambil kebijakan perguruan tinggi, Akademisi, bagi masyarakat luas dan tentu saja bermanfaat juga bagi Mahasiswa KKN Kebangsaan dimasa datang.

Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga berpesan kepada Mahasiswa KKN Kebangsaan  jika selama berada di Kota Tidore Kepulauan merasa betah, aman, nyaman dan damai serta  indah, bersih dan menyenangkan sehingga kembali ke tempat kuliah atau kedaerah masing-masing  agar tetap menjaga nama baik Kota Tidore Kepulauan ini.

Ketua LPPM Universitas Khairun Ternate Nurhasanah dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini untuk memberikan informasi yang sudah dilakukan para Mahasiswa KKN Kebangsaan sehingga dari hasil monev Mahasiswa KKN Kebangsaan yang ada di Kota Tidore sudah memberikan banyak hal yang menyangkut dengan program-program yang ditawarkan oleh Pemerintah Daerah, akan tetapi bukan hanya program utama yang dilakukan, namunmereka juga dituntut untuk menangani masalah yang ada di lapangan dan mencari solusinya.

Nurhasanah juga berharap agar hasil yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN Kebangsaan ini terus berkelanjutan dan diimplementasikan serta bisa menjadi bekal bagi Pemerinta Daerah serta masyarakat Kota Tidore karena ini merupakan hasil karya anak Indonesia yang mewakili dari 53 Perguruan Tinggi di Indonesia.(dar)

Share:
Komentar

Berita Terkini