Balon Bupati Sri Susi Dewi Bertekad Mengatasi Anjloknya Harga Komoditas Cengkeh

Editor: nusantaratimur.com author photo
Balon Bupati Pultab Sri Susi Dewi Sopamena 
TALIABU -  Calon Bupati Pulau Taliabu, Sri Susi Dewi Sopamena bertekad mengatasi masalah turunnya harga komoditas cengkeh yang merupakan garapan mayoritas pulau taliabu sebagai petani cengkeh. 

“ Satu-satunya perempuan di Pulau Taliabu maju sebagai calon kepala daerah merupakan tanda bahwa perempuan juga bisa bersaing dan sejajar dengan laki- laki terutama dalam soal kepemimpinan, sebab kepemimpinan seorang perempuan identik dengan kasih sayang layaknya kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya,” ungkap Ketua DPC PDIP Pulau Taliabu Sri Susi Dewi kepada awak media di pulau taliabu, Sabtu (14/9/2019).

Susi Dewi menjelaskan memimpin kabupaten pulau taliabu dengan corak kasihan sayang ibu adalah corak kesantunan masyarakat Taliabu. 

Sebab masyarakatnya ramah-ramah dan sopan.
“ Saya kira kepemimpinan seperti ini adalah dibutuhkan oleh masyarakat Pulau Taliabu. Jadi kehadiran seorang perempuan untuk memimpin sebuah daerah harus ada sentuhan dari kasih seorang ibu,” paparnya.

Perempuan yang kerap disapa ibu Uci ini menambahkan bahwa Kehadiran dirinya mewakil perempuan sangat di respon baik oleh pengurus DPP PDIP, bahkan ibu Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum sangat senang terhadap ia yang mewakili perempuan untuk maju sebagai Cakada. 

Dia juga menjelaskan dan yang kedua adalah soal petani cengkeh, saya melihat potensi SDA pulau Taliabu ini begitu melimpah, terutama cengkehnya. 

“ Saya kebetulan di percayakan juga sebagai ketua HKTI Pulau Taliabu. dan visi dari HKTI itu adalah mendongkrak kesejahteraan petani. sehingga lewat HKTI, saya akan membantu mendongkrak kesejahteraan petani,  lewat para investor atau para pembeli dari luar yang akan datang membeli langsung d Taliabu, dan tentu dengan harga yang memuaskan,” paparnya.

Tak hanya itu, pihaknya sudah melakukan upaya koordinasi di tingkat atas, namun yang jadi kendala adalah belum adanya pelabuhan kontainer yang akan memuat cengkeh Taliabu ke pihak pembeli yang dari luar. 

"Inilah yang akan saya perjuangkan ke depan, pelabuhan peti kemas, sehingga masyarakat Taliabu tidak perlu lagi ke Luwuk, dan pembeli yang di Surabaya bisa langsung kesini. Nasib petani ini juga yang menjadi prioritas saya ke depan,” terang dewi.

Selain itu, visi dan misi lainnya adalah memprioritaskan percepatan pembangunan infrastruktur salah satunya jalan yang dapat memperlancar akses dari desa satu ke desa lain. 

“ Jika kalau infrastruktur jalan dibangun sudah ada otomatis lainnya juga akan ikut, misalkan penerangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat juga akan bertumbuh,” tukasnya.

Kerannya, Pulau Taliabu ini kan daerah kepulauan. “ Jadi kalau musim ombak, akses masyarakat ke ibukota atau desa lainnya bisa menggunakan jalan yang terhubung,” tutupnya. (Ar)
Share:
Komentar

Berita Terkini