Jika Terbukti Dukung Cawabup BM, FP Akan Diberikan Sanksi

Editor: nusantaratimur.com author photo
Foto: Partai Demokrat
SANANA – Calon anggota DPRD terpilih Partai Demokrat Kepulauan Sula (Kepsul), berinisial FP, kena batunya, jika terbukti mendukung salah satu calon wakil bupati (cawabup) dari partai lain.

Maka DPC Partai Demokrat Kepsul, akan mengambil langkah tegas. Pasalnya, tindakan tidak etis FP mendukung cawabup diluar partai berlambang mercy ini, membuat kesal pengurus partai.

“ Dugaan salah satu caleg terpilih mendukung kandidat lain, kami akan memanggil yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasinya, terkait dengan informasi yang beredar saat ini,” ungkap Ketua DPC Partai Demokrat Kepsul, Ajrin Duwila, 
kepada wartawan media ini, Kamis (26/9/2019).

Sambung Ajrin, jika kalau pun terbukti, atau ada dugaan pelanggaran etik, kita akan memberikan sanksi sesuai AD/ART dan peraturan partai, ujarnya.

Keterlibatan FP membantu konsolidasi cawabup berinisial BM, hal itu dibenarkan Yusri Bermawi, “ iya benar” tindakan FP menyalahi AD/ART Partai Demokrat. Padahal, dia (Ferdi-red) sebentar lagi akan dilantik sebagai Anggota DPRD Kepsul masa jabatan 2019-2024, tandas Yusri Barmawi,  yang juga Pengurus DPC Partai Demokrat Kepsul.

Menurut Yusri, jika yang bersangkutan turut membantu mengkonsolidasikan kader partai lain, yang mencalonkan diri sebagai cawabup, paling tidak ada konfirmasi terlebih dahulu dengan pengurus, sehingga tidak ada ketersinggungan. Apalagi ini sudah menyalahi etika parta.

Walau begitu, DPC Partai Demokrat Kepsul, tetap memberikan sanksi keras, karena sengaja mendampingi cawabup diluar internal partai secara terang-terangan, pungkasnya.

Anggota Partai Demokrat, Hadija Adjam, turut menyaksikan dan melihat langsung di lapangan, bahwa yang bersangkutan FP ikut mendampingi BM sedang berkonsolidasi untuk maju mencalonkan diri sebagai calon wakil bupati.

" Saya melihat salah satu rumah ranting partai demokrat di Desa Lekosula, itu dipasang Baliho BM bertuliskan Calon Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula,” kata Hadija.

Sementara FP, ketika di konfirmasi wartawan media ini lewat via SMS tidak ada balasan, sampai berita ini ditayangkan. (di)
Share:
Komentar

Berita Terkini