Kembangkan Literasi, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Malut Lakukan Penandatangan MoU

Editor: nusantaratimur.com author photo

Foto/Repro

SOFIFI -  Literasi mempunyai peranan penting dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, dan Perpustakaan memiliki peranan penting dalam meningkatkan literasi bagi masyarakat. Setidaknya hal itu yang disampaikan Kepala Perpustakaan RI yang diwakili oleh Pustakawan Ahli Madya Perpustakaan RI, Sukoyo, pada acara Stakeholder Meeting Pemprov Malut dengan tema
Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, Kamis (19/9) di Bolote Hotel, Sofifi.

Dirinya mengungkapkan, literasi merupakan hak dengan memberikan manfaat yang nyata, yang didapat melalui pendidikan sekolah, maupun program bagi leterasi untuk orang dewasa.

"Program literasi dewasa ini menghasilkan manfaat yang luar biasa, bahkan mungkin dapat melampaui program pendidikan di sekolah. Indeks pada tahun 2016 menunjukan bahwa literasi untuk orang dewasa muncul beberapa manfaat, khususnya untuk membangun kepercayaan diri dan pemberdayaan masyarakat," katanya.

Diri menjelaskan, upaya literasi nasional serta pengembangan kelanjutan literasi merupakan suatu pembelajaran sepanjang hayat. Oleh karena itu, sebagai pusat pembelajaran masyarakat yang menyediakan informasi dan aktifitas belajar, maka peranan masyarakat sangat penting guna mendorong literasi.

"Melalui kegiatan literasi serta penyediaan informasi berupa buku cetak maupun online, perpustakaan berperan sangat penting dalam menciptakan maayarakat dalam kemampuan literasi yang lebih tinggi yang akan mendorong perubahan kualitas hidup menjadi lebih baik," ungkapnya.

Dirinya juga menjelaskan, dalam amanat Undang-Undang Nomor: 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan, menitiberatkan bahwa Perpustakaan ditetapkan sebagai urusan wajib bagi pelayanan dasar.

Kegiatan ini menurut, Sukoyo,
adalah untuk memperkuat peran Perpustakaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui peningkatan kemampuan literasi dan peningkatan kreatifitas masyarakat untuk mengurangi kemiskinan terhadap akses informasi. Selain itu
Program yang berbasis inklusi parsial ini guna manjangkau masyarakat Perdesaan, dalam rangka mendekatkan masyarakat terhadap akses informasi yang berkualitas dan mengurangi kesenjangan penduduk perkotaan serta untuk menguranginya angka urbanisasi.

"Tujuan utamanya anatara lain, untuk membangun kesadaran tentang pentingnya peningkatan kualitas hidup, membangun pola dan hubungan Perpustakaan yang berbasis inklusi sosial, serta menyusun rencana sinergitas dengan OPD dan berbagai stakholder terkait," ujarnya.

Sementara itu Asisten III Setda Maluku Utara, Salmin Janidi, dalam sambutannya mengatakan bahwa kehadiran Perpustakaan sangat penting, karena untuk mengasah kemampuan sumber daya manusia untuk menjadi manusia yang ungul pada era kompetitif saat ini.

"Karena itu sumber daya yang telah dibentuk oleh perguruan tinggi (lembaga pendidikan formal maupun non formal) fondasinya dari literasi. Literasi merupakan induk dari segala sumber daya manusia. Oleh karena itu literasi tetap didorong dan dikembangkan," ungkapnya.

Terkait dengan hal tersebut, dirinya berharap bahwa instansi terkait (Dinas Kearsipan dan Perpustakaan) dapat melakukan study banding ke daerah-daerah yang telah maju, untuk mengetahui apa yang menjadi kebutuhan, kendala serta solusi bagi pengembangan literasi di Malut.

"Penting adanya kerjasama antara Pemprov dan Kabupaten/Kota untuk pengembangan literasi di masyarakat, tetutama di dunia pendidikan, sehingga literasi dapat disesuaikan dengan kurikulum yang ada di dunia pendidikan formal," pintahnya.

Sekadar diketahui, kegiatan ini juga merupakan kepedulian pemerintah terhadap literasi. Oleh karena itu, dilakukan kerjasama pengembangan yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama Momorandum of Understanding (MoU) antara Pemprov Malut, Unkhair Ternate, IAIN Ternate dan PT. Telkom.

Hadir dalam pertemuan itu, Rektor Unkhair Ternate Prof Dr. Husen Alting, Asisten III Setda Malut Salmin Janidi, Pustakawan Ahli Madya Perpustakaan RI Sukoyo, Perwakilan dari IAIN Ternate, Plt Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Malut Rahwan K. Suamba, Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Halbar dan Halut, serta stakholder lainnya. (ric)
Share:
Komentar

Berita Terkini