|
Menu Close Menu

KPK Bidik Kasus Korupsi Lahan Waterboom

Senin, 02 September 2019 | 19.49
Budi Waluyo
TERNATE - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) mulai bidik kasus dugaan korupsi lahan waterboom yang merugikan keuangan senilai Rp. 3,4 miliar yang saat ini sedang di tangani Kejaksaan Tinggi Maluku Utara.

Koordinator Supervisi Wilayah IX Bidang Pencegahan KPK RI Budi Waluyo menyatakan kasus dugaan korupsi waterboom akan di monitor apakah masuk pidana maupun perdata.

“ Mengenai waterboon nanti kita gali lagi, permasalahan seperti apa, pengusulannya seperti apa?. Apakah pidana atau perdata,” tutur Budi Waluyo kepada media ini di sela-sela acara rangkaian FGD optimalisasi penerimaan daerah dan Manajemen Aset  Daerah, Senin (2/09/2019).

Lanjutnya, pihaknya terus mengawasi proses hukum yang berjalan yang di tangani oleh pihak penegak hukum lainya sudah sejauh mana. “ mengenai kasus waterboom saya akan konfirmasi ke pihak pengaduan masyarakat, menanyakan kasus ini,” katanya.

Kalau pidananya sementara berjalan. “ Kami di KPK ada korsup penindakan, kami monitor kasus tersebut sudah sampai dimana, sedangkan untuk perdata, kami bakal kawal terus,” tegasnya. (ric)

Bagikan:

Komentar