|
Menu Close Menu

Pendamping Dana PKH di Desa Ongkaw II, Bantah Keras Dirinya Lakukan Pungli

Senin, 09 September 2019 | 07.47
(Pendamping PKH Desa Ongakaw II, Kordinator PKH Daerah didampingi Pemerintah Desa saat di rumah salah satu Penerima PKH )


MINSEL-Terkait dengan adanya laporan Warga tentang Pungutan Liar dana PKH di Kecamatan Sinongsayang, yang di tujukan terhadap salah satu Oknum pendamping PKH di Desa Ongkaw II, Yuliet K.Rotinsulu bantah keras dugaan Tersebut. yang menurutnya kesalahan hanya Pada kekeliruan dalam pengimputan data.

Didampingi Pemerintah Desa setempat. Pendamping PKH pun mendatangi rumah salah satu Penerima Keluarga Manfaat (PKM)

"Kami pendamping dana PKH di Desa dan pendamping KPH Kabupaten sengaja ke sini kerumah salah satu penerima PKH ialah ibu Martha Pongantung, tujuannya ialah membuktikan bahwa dari Kami pendamping PKH dan beliau tak ada masalah yang kemudian di Besar-besarkan di media sosial, adapun masalah kemarin itu kami akui ada kesalahan pengimputan data penerima, yang mana anggaran yang di transfer itu lebih dari yang seharusnya ia terima. namun Ibu Martha sendiri akui dan kemudian ia sendiri mengembalikan dana tersebut," Jelasnya.

(Pemerintah Desa bersama Kordinator PKH Minsel dan Pendamping PKH Desa Ongkaw II)

Martha Pongantung penerima PKH saat di wawancarai, dirinya mengatakan bahwa masalah kemarin antara dirinya dan pendamping PKH sudah tak ada masalah lagi.

"Kami sudah klarifikasi bersama dengan pendamping PKH di Balai Desa Ongkaw II beberapa waktu yang lalu dan di saksikan oleh Pemerintah Desa, Masalah ini hanya kesalahan administrasi. jadi sejauh ini masalah ini, kami tau sudah selesai," Ujar Martha.

Adapun penerima Dana PKH atas nama Ibu Yanti Rasubala, ketika ditemui wartawan media ini, dirinya engan di temui wartawan.

"Yanti Rasubala adalah penerima PKH yang sempat mengklaim bahwa dirinya sebagai penerima PKH merasa bahwa dana yang harusnya ia terima, Tak kunjung ia terima, kemarin kami sudah lakukan pertemuan di Kantor Desa, guna meluruskan atau mengklarifikasi masalah ini. namun sayangnya masih ada Oknum yang membesar-besarkan masalah ini yang jelas sudah tidak bermasalah lagi, satu hal yang harus di catat setiap KPM memegang kartu dan Buku ATM Masing-masing dengan No PIN yang ia sendiri ketahui," Jelas Robert Tutu Kordinator PKH Kabupaten. (Nandar)
Bagikan:

Komentar