|
Menu Close Menu

Polisi Kantongi Satu Tersangka Kasus Pungli di Pelabuhan Sofifi

Rabu, 04 September 2019 | 02.32
Foto : Kasat Reskrim Polres Tidore AKP Dedy Yudanto

TIDORE - Setelah melakukan penyelidikan penyidikan Satreskrim Polres Tidore Kepulauan akan menetapkan calon tersangka kasus dugaan pungli di pelabuhan sofifi.

“ Untuk calon tersangka 1 orang syahbandar yang lama, karena sudah ada SPDP berarti sudah ada tersangka, tapi masih menunggu pemeriksaan saksi ahli. Setelah itu baru  digelar perkara penetapan tersangkanya,” ungkap Kasat Reskrim Polres Tidore AKP Dedy Yudanto kepada media ini, Selasa (3/9/2019).

Untuk pemeriksaan saksi ahli, Kasat Reskrim, Dedy Yudanto, menuturkan pihaknya akan membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi ahli. “ Permintaannya sudah kita kiriman kemungkinan saksinya dari KSOP Ternate, dan KSOP Ternate nantinya periksa terkait penerbitan (SPB) Surat Persetujuan Berlayar,” tuturnya.

Untuk melengkapi alat bukti, penyidik Satreskrim Polres Tidore Kepulauan telah berkoordinasi dengan KPLP Jakarta Pusat terkait Surat Persetujuan Berlayar.

“ Kami sudah ke jakarta ketemu Kasubdit Gakum KPLP Jakarta pusat, untuk meminta dokumen-dokumen terkait, namun ada mekanisme dan prosedur di sana, kemungkinan minggu ini dokumen tersebut akan di kirim dan beberapa permintaan lainnya, ” bebernya.

“ SPB adalah titik focus kita, apakah dibayar atau tidak dibayar, ternyata sesuai PP Nomor Tahun 2016 free tidak  tidak bayar,” sambungnya.

Lanjutnya, mengenai keterlibatan pihak lain banyak, kemungkinan besar ada, tetapi saat ini masih didalami. 

Mengenai koperasi, Menurutnya berdasarkan pemeriksaan mereka hanya melaksanakan arahan dan permintaan kepala syahbandar yang lama, karena tidak mungkin mereka bersikap sendiri, tanpa ada perintah, mereka tidak berani, tanpa arahan dari yang berwenang.

“ Karena itu kesepakatan, kita menunggu kiriman data dari KPLP pusat,” tutupnya. (dar)

Bagikan:

Komentar