Ronal Tersangka Kasus Pembunuhan, Pencurian dan pemerkosaan Resmi di P21

Editor: Admin author photo

Ronal tersangka Pembunuhan, Pemerkosaan serta pencurian saat di bawah di Kejaksaan

TIDORE- Ditkrimum Polda Malut bersama satreskrim Polres Tidore menyerahkan tersangka dan barang bukti tindak pidana pembunuhan atas nama tersangka Muhamad Irwan tutuwarima alias
Ronal (35) terhadap korban Gamaria Kumala alias Kiki (19) di serahkan di kejaksaan Negeri Tidore. Kamis (19/9/2019)


"Penyidik Kepolisian sudah melengkapi berkas atas kasus pembunuhan terhadap Korban Gamaria Kumala, jadi hari ini penyerahan tersangka dan barang bukti di Kejari Tidore yang sudah kami terima dari penyidik Kepolisian," Jelas Windra Kasi Tindak Pidana Kejati Malut. ..


Barang bukti Kasus Pembunuhan

Ia menambahkan adapun hal yang masih kurang nanti akan di jadikan bahan materi untuk Persidangan nanti.

"Karena itu masalah pembuktian dan berkas dalam waktu dekat akan kita limpahkan Ke Pengadilan," tambahnya. Kamis (19/9/2019) sore tadi.

Ketika di sentil terkait dengan wacana dugaan pelaku lebih dari satu orang dirinya mengatakan bahwa, memang sempat ada beberapa masyarakat sempat melakukan unjuk rasa di kejati Maluku Utara.

"Kalau dilihat dari hasil pemeriksaan penyidik yang kami terima. tidak ada indikasi ke arah situ. sulit kita buktikan, banyak unsur yang tak memenuhi syarat untuk kemudian di jadikan tersangka lain, terkait untuk penemuan koper sendiri tidak bersamaan dengan korban. koper di temukan ditempat lain terpisah dari korban, jadi alat bukti semuanya terpisah dari korban, hanya saja salahsatu bukti tidak bisa di temukan yaitu HP milik korban karena HP milik korban dibuangnya ke laut," jelasnya

Kini tersangka Muhamad Irwan tutuwarima alias Ronal mendekam di tahanan kejaksaan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 340 tentang pembunuhan berencana, pasal 339 pembunuhan diikuti dengan pidana lain seperti pemerkosaan dan pencurian, subsidernya pasal 338 pembunuhan, pasal 365 pencurian dengan kekerasan, ancaman hukumannya 340 seumur hidup dan maksimalnya hukuman mati,". Tutupnya (Aidar)
Share:
Komentar

Berita Terkini