|
Menu Close Menu

Sah, Marwan Suardi Menjadi Kaders GP Ansor Kota Tidore

Rabu, 11 September 2019 | 20.46
Marwan Suardi
TIDORE-  Marwan Suardi anggota DPRD terpilih daerah pemilihan (dapil) 2 kecamatan oba, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), resmi dikukuhkan sebagai kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor.

Pengukuhan tersebut dilakukan Ketua NU Kota Tidore Kepulauan Kiyai Annim Fatahna Jabir yang didampingi oleh Ketua Pengurus Wilayah GP. Ansor Provinsi Maluku Utara Salim Thaib dan Ketua GP. Ansor Kota Tikep Soepriadi Syahbuddin beserta dua instruktur Diklat Terpadu Dasar (DTD) dan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) ke II yang diutus dari Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor.

Pantauan wartawan media ini terlihat pengukuhan tersebut secara bersamaan dengan puluhan kader Ansor yang sebelumnya mengikuti DTD dan PKD ke II GP Ansor Kota Tikep di Pesantern Kharisul Khairat,Kelurahan Ome, Kecamatan Tidore Utara. Rabu, (11/9/2019).

Marwan Suardi kepada wartawan mengatakan setelah mengikuti kegiatan ansor hati saya rasanya dekat sekali dengan ansor, untuk itu kedepan saya berharap kegiatan seperti ini terus dilanjutkan, karena dengan Ansor kita dapat membumikan Islam rahmatan lil alamin di Kota Tidore Kepulauan.  

“ GP Ansor harus kita besarkan secara bersama-sama di Kota Tidore Kepulauan” ungkapnya.

Selain Marwan Suardi, pengkukuhan tersebut terdapat dua politisi muda yang lahir dari partai berbeda mereka adalah Masriyanto Abd. Somad Ketua DPC PBB Kota Tikep dan Amir Jabar Ketua OKK DPC Partai Demokrat bersama dua wartawan yakni Aidar Salasa yang juga merupakan Ketua Pemuda Kelurahan Bobo dan Harianto Daud.

Sementara untuk kader lainnya merupakan pemuda-pemuda Tidore yang direkrut dari masing-masing kelurahan dan desa yang berada di Kota Tidore kepulauan.

Ketua GP Ansor Soepriadi Syahbuddin menyatakan sebagai pimpinan GP. Ansor di Kota Tidore Kepulauan penting baginya untuk melakukan jenjang kaderisasi hal itu bertujuan agar para kader-Kader ansor bisa mengenal lebih dekat arah perjuangan Ansor kedepan dalam membela ulama dan negara yang kerap dirongrong oleh faham radikalisme.

Lanjutnya, GP Ansor merupakan organisasi kepemudaan yang bernaung dibawah salah satu organisasi islam terbesar di Indonesia yakni Nahdatul Ulama. Dalam perekrutan kader, Ansor tidak membatasi ruang kepada siapa saja untuk bergabung, bahkan tidak memandang status sosial.

“Siapa saja yang mau bergabung di Ansor sangat diperbolehkan, karena Ansor adalah organisasi kemasyarakat yang berbasis pemuda,” jelasnya.

Agenda GP Ansor selanjutnya pasca konfercab, DTD dan PKD. Soepriyadi menuturkan bahwa GP Ansor akan mempersiapkan diri untuk mengagendakan kegiatan pelantikan serta rapat kerja Ansor.

“Insya Allah dalam waktu dekat, akan kita rampungkan struktur kepengurusan ditingkat cabang melalui Tim Formatur yang sudah dibentuk, setelah itu kita akan buat pelantikan dan rapat kerja,” katanya.(dar)

Bagikan:

Komentar