Naoval Adam Sebut Pemberian Dana Hibah Bawaslu Tikep Terlalu Besar

Editor: Admin author photo


M. Nouval Adam
TIDORE – Tokoh masyarakat M. Naufal Adam mengatakan pemberian anggaran hibah untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tidore Kepulauan,  senilai Rp. 7 miliar dinilai terlalu besar.

" Bagi saya itu anggaran untuk Bawaslu senilai Rp.7 Miliar itu terlalu besar dan tidak wajar," tutur Naufal Adam, kepada wartawan media ini, saat ditemui di warung kopi Joung Café Tidore. Kamis (3/10/2019)

Menurutnya,  Anggaran senilai Rp. 7 miliar yang begitu besar diberikan kepada Bawaslu,  sah-sah saja. Tapi baginya, Bawaslu Kota  Tidore Kepulauan harus benar-benar bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi Bawaslu itu sendiri. “Kerja benar-benar kerja, jangan hanya Medsos terus, sosialisasi juga jang dobol-dobol, harus pas,” ucapnya.

Walau begitu, Naofal juga menegaskan, bahwa Bawaslu dalam penggunaan anggarannya harus tepat sasaran dan bekerja lebih efektif dan objektif. “ Kami hanya minta itu saja, tidak boleh mengada-ngada, ini menyangkut dengan penggunaan anggaran rakyat yang begitu besar untuk bawaslu," paparnya.

Dia juga meminta Ketua Bawaslu Kota Tidore Kepulauan dan jajaranya benar-benar efektif dalam bekerja, Meski Pemerintah Daerah telah menggelontorkan dana yang begitu besar, sebagai stakeholders. Ia akan mengawasi penggunaan anggaran  tersebut. “ Bawaslu mengawasi pemilu, tapi kami mengawasi Bawaslu dalam pelaksanaan pengawasan terkait dengan penggunaan anggaran dan sebagainya,” terang Naufal.

Naoval menambahkan anggaran senilai Rp. 7 Miliar terlalu banyak dan tidak wajar. “ Saya berharap Bawaslu agar bekerja dengan baik dan transparan dalam penggunaan anggaran,” tutupnya. (dar)

Share:
Komentar

Berita Terkini