Pimpinan Raib, Anggota Dewan Palang Kantor

Editor: Admin author photo
Foto: Anggota DPRD Pultab Palang Kantor
TALIABU  - Rupanya, para wakil rakyat maupun pegawai Sekretariat Daerah (Setda) DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, memilih mogok kerja. Aksi mogok ini setidaknya punya alasan.

Ketua DPRD Pulau Taliabu, Meilan Mus dan Wakil Ketua DPRD Pulau Taliabu, M. Taufik Taib Koten, adalah alasan aksi tersebut. Meilan dan Taufik dianggap tak memiliki tanggung jawab terhadap rakyat dan bangsa. Sebab, semenjak dilantik hingga kini, kedua unsur pimpinan dewan sementara ini, tak pernah menunjukkan batang hidungnya di kantor.

Nah, akibatnya, jangan kaget bila seluruh anggota geram terhadap Meilan dan Taib. Sebab, sejumlah pekerjaan tak dapat dilaksanakan. “Kan tidak mungkin, kita bisa rapat tanpa ada pimpinan, sementara di kabupaten lain, misalkan Sula, sudah paripurna, sudah terpilih pimpinan definitif, padahal Sula dan Taliabu itu sama-sama pelantikan dengan DPRD Taliabu,” kata Pardin, anggota DPRD Pulau Taliabu, saat ditemui di Kantor DPRD Pulau Taliabu, Rabu (23/10).

Lanjut Pardin, absennya dua pimpinan DPRD Pulau Taliabu ini, mengakibatkan kinerja DPRD tidak maksimal.

"Dua pimpinan menghilang sampai saat ini belum ada di tempat. Nah,  secara kelembagaan DPRD jadi kurang maksimal,” tandasnya.

Pardin yang kesal, menuding dua pimpinan sementara tidak memiliki rasa tanggungjawab, dan terkesan menghambat agenda-agenda DPRD.

Kekesalan Pardin dan rekan-rekannya sesama wakil rakyat memang cukup beralasan. Pasalnya, lebih dari dua pekan Meilan dan Taufik menghilang bagai ditelan bumi.

Kekecewaan terhadap Meilan dan M. Taufik lantas berbuntut pada pemalangan ruang sidang gedung dewan. Pegawai Setda DPRD pun diserukan untuk sementara waktu libur kerja. (ARI)
Share:
Komentar

Berita Terkini