Tes Urine BNN Tidak Perlu Menyurat

Editor: Admin author photo
Foto: Wakil Walikota Tidore Muhammad Sinen

TIDORE – Kepala BNN Kota Tidore Kepulauan, AKBP Busranto Abdullatif, berharap pemerintah dan masyarakat benar-benar serius untuk melakukan pemberantasan narkoba, maka dalam pelaksanaan tes urine sesungguhnya tidak perlu harus dijadwalkan. 

Menurut Busranto, jika tes urine dijadwalkan, maka orang yang biasanya menggunakan narkoba tidak akan lagi mau memakai narkoba, karena sudah mengetahui jadwal pelaksanaan tes urine, sebab narkoba yang berada di dalam diri sesorang itu memiliki waktu yang terbatas.

“Tes urine itu kalau mau dijadwalkan, maka hasilnya percuma, jadi harus dirahasikan, karena narkoba yang ada di dalam diri seseorang itu memilki limit waktu. Jadi kalau kita jadwalkan, misalnya minggu depan BNN mau lakukan tes urine, maka orang yang biasanya pakai Narkoba dia tidak akan pakai selama beberapa hari, karena dia sudah tahu akan dilakukan tes urine,” tutur Kepala BNN, Busranto Abdullatif, kepada nusantaratimur.com, diruang kerjanya. Selasa (29/10/2019).

Kepala BNN, Busranto Abdullatif, menegaskan jika pemerintah dan masyarakat mau serius berantas narkoba, maka dalam pelaksanaan tes urine tidak perlu dijadwalkan melainkan dilakukan secara mendadak oleh BNN Kota Tidore Kepulauan.

“ BNN pernah melakukan tes urine secara mendadak sebelumnya di beberapa instansi seperti di Kantor Pengadilan Negeri, Rutan Kelas II Soasio khusunya warga binaan penggunaan narkoba, Kantor Walikota, dan alhamdulillah dalam pelaksanaan tes urine tersebut tidak menemukan hasil yang positif,” terang Busranto.

Terpisah, Wawali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, merespon secara positif langkah BNN berkaitan dengan tes urine tidak perlu dijadwalkan atau menyurat, apabila melakukan tes urine kepada lembaga pemerintah maupun non pemerintah. “ Kami sangat mendukung apa yang menjadi langkah BNN.” Sambung Wawali, pihaknya juga meminta kepada Kepala BNN Kota Tidore Kepulauan beserta jajarannya agar bisa lebih serius dan aktif melakukan gerilya untuk memberantas narkoba di Kota Tidore Kepulauan.

“ Pemerintah Daerah dan DPRD harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam pemberantasan narkoba. Untuk itu, BNN harus memastikan pejabat daerah seperti Walikota, Wakil Walikota, Sekda, Pimpinan SKPD dan para Anggota DPRD beserta seluruh ASN bebas dari narkoba. Jadi kalau BNN mau melakukan tes urine tidak perlu menyurat atau dijadwalkan terlebih dahulu, karena itu sudah menjadi tugas mereka,” tutupnya. (Aidar)
Share:
Komentar

Berita Terkini