Diduga Sering Aniaya Siswa, Oknum Kepsek SMK 2 Pohea Minta Dicopot

Editor: Admin author photo
Foto: Aksi unjuk rasa siswa SMK Negeri 2 Pohea, Kabupaten Kepulauan Sula

SANANA – Dugaan tindak kekerasan dan intimidasi terhadap peserta didik oleh oknum kepala sekolah sangat disesalkan siswa-siswi SMK Negeri 2 Pohea, Kabupaten Kepualaun Sula.

Tak tahan dengan perilaku oknum Kepala SMK Negeri 2 Pohea, Basir Umahuk, sejumlah siswa-siswi turun jalan melakukan aksi unjuk rasa mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara mencopot yang bersangkutan dari jabatannya.

Selain itu, sejumlah siswa-siswi yang menggelar unjuk rasa juga menolak kehadiran Basir Umahuk di sekolah tersebut. 

Menurut koordinator aksi, Alfijay Bakti, saat diwawancarai nusantaratimur.com mengenai unjuk rasa tersebut. Siswi SMK Negeri 2 Pohea ini mengatakan, kepala sekolah sering berkata yang tidak sesuai dengan jabatannya, sudah banyak siswa yang terintimidasi oleh dia (Basir Umahuk red). “ Kepala sekolah kami pernah merobek selembaran kertas saat siswa membaca naskah Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 saat upacara hari Senin pagi berlangsung, hanya persoalan salah baca saja kepala sekolah mengambil tindakan yang berlebihan,” sambung Alfijay.

“ Kami tidak tahan lagi dengan bimbingan kepala sekolah yang begitu kasar dan sering menganiaya kami seperti binatang, padahal hanya persoalan kecil saja, tidak bisa diselesaikan secara baik-baik,” pungkasnya.

Bahkan, kata Alfijay, kepala sekolah tersebut pernah menyampaikan kepada kami bahwa dia (Basir Umahuk) merencanakan menutup sekolah ini, dikarenakan kebenciannya terhadap siswa.

“ Harapan kami, agar pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi dapat mengakomodir apa yang menjadi keluhan dan tuntutan kami saat ini, sehingga secepatnya mencopot kepala sekolah dari jabatanya,” ujarnya.

Mengingat, kata Alfijay, di SMK Negeri 2 Pohea ini, jarang melaksanakan proses belajar-mengajar di kelas. Bahkan semenjak dia (Basir Umahuk) ada di sekolah ini, fasilitas sekolah pun juga tidak ada peningkatan, tegasnya. (di)

Share:
Komentar

Berita Terkini