Dinkes Kepsul Gencar Sosialisasi Pencegahan Kusta

Editor: Admin author photo
Foto: Dinkes Kepsul sosialisasi pencegahan penyakit kusta ke masyarakat 

SANANA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), menggencarkan sosialisasi pencegahan penyakit Kusta di dibeberapa Desa yang ada di wilayah Pulau Mangoli, diantaranya Desa Waitamela dan Desa Kou, Senin (4/11).

“ Sosialisasi ini sangat penting karena masyarakat di Kabupaten Kepualau Sula khususnya di daerah-daerah terpencil masi di anggap Kusta adalaha penyakit yang tak bisa di sembuhkan, padahal bila sejak dini sudah tangani secara medis maka penyakit tersebut akan bisa diatasi,” ungkap Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kepsul, Saiful Makasar kepada wartawan media ini.

Saiful menyebutkan, penyakit kusta akan di eliminasi pada tahun 2023 mendatang, di wilayah Provinsi Maluku Utara, termasuk salah satunya di Kabupaten Kepulauan Sula. Kegiatan swiping kusta masih terus dilakukan dalam setahun sekali oleh Dinas Kesehatan, namun dari pihak Puskesmas pada Desa setempat wajib melakukan pegecekan setiap 3 bulan sekali.

"Kegiatan pemeriksaan penyakit Kusta di beberapa Desa yang ada di wilayah Pulau Mangoli itu, ternyata kasus Kusta masih terus menambah, bukan hanya orang dewasa tetapi anak-anak juga", katanya.

Ia menuturkan, keadaan ini butuh kerja sama lintas sektor dan dukungan pengambil kebijakan. Kusta adalah penyakit menular akibat bakteri Mycobacterium Leprae. Kusta bukan penyakit akibat keturunan ataupun makanan.

Tak hanya itu, ketika kuman kusta menyerang kulit dan saraf tepi, jika terlambat di obati maka pasien bisa cacat permanen. Meski demikian, amat sulit menular, bebernya.

Lebih lanjut, penderita harus sedini mungkin mendapatkan pengobatan karena bila terlambat akan mengakibatkan kecacadan pada beberapa bagian tubuh seumur hidup, bila mendapat penenganan intensif maka bisa terhindar kecacadan, jelas Saiful. (di)

Share:
Komentar

Berita Terkini