Launching Rumah Belajar, Disdikbud Kepsul Teken MoU Dengan Pustikkom

Editor: Admin author photo
Foto: Ishak Umamit (Kadisdikbud Kepsul)
SANANA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepsul menggelar Launching Rumah Belajar dan Penandatanganan MoU oleh Pemkab Kepsul dan Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustikkom) Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbud) sekaligus penyerahan beasiswa pintar  tingkat SD dan SMP.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepsul, Ishak Umamit, mengatakan bahwa kegiatan launching rumah baca dan penandatanganan MoU bertujuan untuk meningkatkan mutu akses pendidikan dan budaya dengan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.

Selain itu, kegiatan dilaksanakan ini dihadiri langsung seluruh kepala-kepala sekolah, baik SD maupun SMP bertempat di Istana Daerah (ISDA). Hadir pula duta belajar dari Provinsi Maluku, Maluku Utara  dan Jawa Tengah. “ Kehadiran mereka dari kedutaan itu, untuk bagaimana mendesain inovasi dan animasi pendidikan dari siswa,” ungkap Ishak Umamit kepada wartawan di sela-sela kegiatan, Sabtu (30/11/2019).

"Bukan saja perpustakaan yang memiliki buku yang banyak, tetapi juga akses internet di sekolah harus ada. Dalam kegiatan ini ada juga bantuan komputer yang akan diberikan dari Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan untuk sekolah-sekolah,” sambungnya.

Menurutnya, bantuan berupa komputer ini tujuannya bagaimana untuk meningkatkan mutu pendidikan bagi siswa dalam memahami tentang akses teknologi, baik lewat online maupun offline.

“ Bantuan komputer untuk sementara ini baru 25 unit dari Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom), dan sesuai dengan MoU tadi direncanakan selanjutnya bulan Desember 2019 bantuan komputer itu sudah ada,” terangnya.

Lebih lanjut, Ishak menjelaskan kehadiran Pustekkom Kemendikbud di Kepulauan Sula hari ini, merupakan bentuk langkah yang tepat untuk kita membangun generasi unggul dan berkarakter terutama di era digital, katanya.

Hal senada dengan itu, Wakil Pustikoom Kemendikbud RI, Dr.  Sumarno saat ditemui oleh sejumlah awak media di Istana Daerah (ISDA) mengatakan kegiatan launching rumah belajar ini menjadi starting point untuk bersama dengan guru-guru untuk bagaimana kita tingkatan proses pembelajaran melalui plafom rumah belajar yang sudah disiapkan.

Baginya, sekarang ini kan sudah masuk era melinial dan era digital, maka kita tidak boleh ketinggalan oleh daerah lain dan negara lain, karena itu bermuara pada guru. “ Guru menjadi unsur penting untuk membangun sumber daya manusia,” ucapnya.

Lanjutnya, melalui revolusi industri 0.4 generasi sekarang harus mempunya keterampilan berpikir tingkat tinggi, berpikir kreatif, kolaboratif dan komunikatif. Ini yang belum dipahamkan oleh guru, maka guru harus menggunakan plafom pembelajaran yang bisa diselesaikan oleh guru dan para siswa.

"Siswa harus belajar secara mandiri, secara online, menggunakan proses pembelajaran yang ada di fitur-fitur pembelajaran, seperti ada buku sekolah elektronik, ada peta budaya, ada kelas maya dan juga tutorial-tutorial untuk leb yang bisa dipelajari guru atau siswa,” tutupnya. (di)
Share:
Komentar

Berita Terkini