Ruangan Rapat Paripurna di Gembok, 16 Anggota DPRD Minsel Geram

Editor: Admin author photo
Foto: Anggota DPRD Minsel berupaya mendobrak pintu utama yang di gembok

MINSEL- Rapat Kelanjutan Paripurna Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Minsel nyaris kisruh. Pasalnya pintu masuk ruang Rapat Paripurna di Gembok oleh Sekretariat Dewan (Setwan) Minsel.

16 Anggota Dewan dari 3 (Tiga) fraksi pun geram, mereka mencoba membuka pintu Ruang Rapat Paripurna. Selasa (05/11).

Steven Lumowa, Wakil Ketua DPRD Minsel menyesalkan tindakan pengembokan dari Sekertariat Dewan. menurutnya hal ini merupakan aksi sabotase.

“Ini ruangan milik siapa.? kami Anggota dewan tidak di hormati oleh sekertariat Dewan. jelas-jelas ini merupakan sabotase oleh Sekretariat Dewan untuk gagalkan pembentukan AKD,” ketus Lumowa.

Lumowa dan anggota lainnya lantas bergegas menuju ke ruangan Sekertaris Dewan (Sekwan), sayangnya Sekwan yang di temui tak berada di ruangan.

“Gedung dewan ini bukan milik perusahaan atau keluarga. Mana para pejabat dan staf DPRD? Ini masih jam kantor, mengapa Sekwan dan pejabat lain tidak ada?”

Di ketahui bahwa agenda rapat paripurna anggota dewan Minsel adalah kelanjutan rapat kemarin terkait pembahasan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), Namun pembahasan AKD ini tidak di hadiri oleh 2 (dua) fraksi, yaitu Fraksi Golkar dan Fraksi Nasdem, Sementara Rapat paripurna ini dihadiri oleh Fraksi PDIP, Fraksi Demokrat dan Fraksi Prima - Nas (Perindo dan PAN) dengan jumlah anggota dewan sebanyak 16 orang. sementara fraksi Golkar dan fraksi Nasdem yang tidak ikut serta berjumlah 14 orang anggota dewan.


Foto : Pintu utama ruang rapat paripurna DPRD Minahasa Selatan
Kecaman keras lain, juga disampaikan oleh verke pomantow anggota Fraksi PDIP “Ini rumah rakyat, kenapa harus di gembok. kami juga anggota dewan yang akan melakukan rapat demi kepentingan takyat. ini sudah keterlaluan,” Kecamnya.

Para anggota dewan membuka pintu ruang rapat paripurna, namun tak membuahkan hasil. Kendati sudah dobrak, gembok yang mengunci pintu ruangan para wakil rakyat minahasa selatan itu terlalu kuat.

Meskipun demikian, upaya para anggota dewan untuk membuka pintu yang digembok, selang beberapa menit kemudian upaya mereka pun pada akhirnya berbuah hasil, pintu yang disamping pintu utama pun berhasil dibuka. Dan Rapat Paripurna Pembentukan AKD yang dipimpin Steven Lumowa kini bisa dilanjutkan. Hingga berita ini diturunkan, rapat paripurna belum berakhir.(Ir)

Share:
Komentar

Berita Terkini