Sekwan Minsel Bantah Sabotase Ruang Rapat Dewan

Editor: Admin author photo
Foto: Sekwan DPRD Minsel Joins Langkun

MINSEL - Sekretariat DPRD Minahasa Selatan (Minsel) membantah dugaan sabotase rapat kelanjutan pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD) yang dilakukan tiga fraksi, yakni fraksi PDI-Perjuangan, fraksi Demokrat dan fraksi Prima-Nas (Perindo-PAN) beberapa waktu lalu.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Minsel Joins Langkun ketika ditemui di ruangannya. Ia menepis tundingan tersebut bahwa pada hari di gelarnya rapat tersebut tidak ada agenda pembahasan AKD, yang ada hanyalah pembahasan para pimpinan dewan.

"Sekretariat Dewan tidak ada melakukan sabotase sesuai dengan tundingan tersebut. pintu ruang rapat memang tiap hari kami kunci, kami buka kecuali ada agenda rapat paripurna. Sementara yang hadir waktu dilakukannya paripurna oleh beberapa fraksi, tidak ada dalam agenda. dan yang hadir pula pada hari itu bukan hanya para anggota dewan, namun ada masyarakat," tutur Joins Langkun kepada nusantaratimur.com, Jumat (8/11/2019).

Sekwan juga menjelaskan fasilitas di dalam ruangan tersebut bagian dari tanggung jawab sekretariat. Dan bahkan tidak ada laporan ke pihaknya tentang adanya paripurna AKD.

"Yang kami tahu, hari senin hanya ada rapat para pimpinan dewan. tapi fakta yang ada, rapat yang di gelar bukan sesuai agenda," kata Joins.


Foto: Ketua fraksi Golkar DPRD Minsel Rommy Poli
Terpisah, Ketua Fraksi Golkar DPRD Minsel Rommy Poli memberi tanggapan tentang rapat kelanjutan pembahasan AKD yang dilakukan 3 fraksi itu. Menurutnya, ada beberapa syarat yang tak terpenuhi dalam rapat paripurna itu. “ DPRD Minsel adalah lembaga negara dan bukan perusahaan atau milik perorangan saja. Dalam pembentukan AKD harus sesuai dengan PP Nomor 12. yang mana aturan itu tertulis semua fraksi di dewan harus memasukkan daftar anggota yang nantinya akan duduk di AKD," paparnya.

Rommy menyebut cara-cara yang dilakukan 3 (tiga) tidak etis dan tak pantas dilakukan. “ Dari awal fraksi golkar menginginkan kebersamaan dalam membahas AKD. Hal ini agar lima tahun ke depan kita sama-sama berjuang bagi kepentingan rakyat," tutupnya. (Ir)

Share:
Komentar

Berita Terkini