Tahapan Pilkada Jalan, KPU Kepsul Masih Terkendala Masalah Regulasi Pencalonan

Editor: Admin author photo
Foto: Ketua KPU Kepsul Yuni Yuniningsi Ayuba

SANANA-Pilkada serentak 2020 di Provinsi Maluku Utara (Malut), yang akan berlangsung pada tanggal 23 September 2020 mendatang, akan diikuti 8 Kabupaten/Kota.

Saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), sudah melaksakan tahapan-tahapan sosialisasi pencalonan perorangan Pilkada 2020.

Ketua KPU Kepsul Yuni Yuningsi Ayuba mengatakan, untuk pelaksana Pilkada 2020 di Kepulauan Sula, saat ini kita sudah melakukan tahapan sosialisasi. Termasuk kemarin sudah launching mengenai pelaksana Pilkada, Jum'at (22/11).

Yuni menjelaskan, KPU Kepsul juga sudah merumuskan serta melakukan sosialisasi tentang syarat minimal dukungan untuk calon perorangan atau lewat jalur independen, sehinga ini bisa diketahui oleh masyarakat yang berkeinginan maju sebagai Bupati atau Wakil Bupati atau lewat jalur perorangan.

Lebih lanjut, tahapan sosialisasi regulasi pencalonan ini bertujuan untuk menyampaikan kepada seluruh unsur masyarakat Kepsul, agar yang ingin menjadi kandidat dalam pemilihan Bupati atau Wakil, baik yang melalui jalur perorangan maun lewat partai politik.

"Sekarang dari KPU sudah masuk dalam tahapan pencalonan, tapi masi sebatas penetapan syarat dukungan, dan nanti kalau sudah ditetapkan syarat dukungannya kita akan umumkan di tanggal Desember awal 2019", ungkap Yuni.

Tambahnya, yang masih menjadi kendala di KPU sekarang adalah regulasi, karena kita masih menunggu regulasi tentang pencalonan, karena saat ini PKPU masih di uji publik oleh DPR RI, jelas Yuni.

Harapannya, untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati mendatang, semoga bisa mendapat dukungan dari semua pihak dalam pelaksanannya. Butuh partisipasi mulai dari stakeholders, keamanan dan masyarakat, agar Pilkada tahun 2020 nanti, bisa berjalan dengan aman, damai dan lancar, harap Yuni. (di)

Share:
Komentar

Berita Terkini