APDESI Ancam Boikot Kantor BPKAD Halbar, Jika ADD dan DD Tak Dicairkan

Editor: Admin author photo
Foto: Para Kades Datangi Kantor BPKAD Halbar

JAILOLO - Kedatangan para kades dan APDESI Halmahera Barat, Senin,(09/12/19) guna menanyakan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) tahap II, III dan IV Tahun 2019 dengan besar anggaran kurang lebih Rp. 8 Miliar yang tak kunjung cair oleh Pemkab Halbar. 

Dalam kedatangan ini bukan yang pertama kali tetapi ini yang kedua kali dan kedatangan tersebut, ingin mempertanyakan dan memastikan pencairan dana tersebut.

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Halbar, Rustam Fabanyo saat di wawancarai wartawan mengatakan, kadatangan para Kades sebagai bentuk tindaklanjut pertemuan kedua, untuk memastikan kapan Pemerintah dalam ini Pemda Halmahera Barat dapat merealisasikan hak kami Pemerintah Desa.

"Sebagian besar ADD tahap II dan III belum ada realisasi. Sedangkan tahap IV belum sama sekali, jadi kedatangan kami ingin memastikan kapan realisasi di lakukan," ucap Rustam.

Lanjutnya, Atas nama asosiasi saya mengancam, jika tidak ada kejelasan realisasi ADD hingga akhir bulan Desember pada (tahun ini), maka kami selaku APDESI akan mengambil langkah untuk melakukan pemboikotan aktifitas kantor  terkhususnya Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Dearah (BPKAD) Halmahera Barat.

"Yang pastinya kami selaku APDESI tetap akan mengawal dengan langkah tutup ruangan kantor Keuangan Daerah Halmahera Barat (BPKAD)," kecam Rustam.

Saat menunggu hasil rapat dari para kades dengan bupati Halmahera Barat, sejumla kades yang  mengikuti rapat tertutup, para kaded di minta untuk tidak membawa masuk Handphone kedalam ruangan dan mengumpulkan Handphone dan tas bawaan di depan ruangan. (zu3)
Share:
Komentar

Berita Terkini