APT Tagih Janji Bupati Aliong Mus Copot Kadis PUPR

Editor: Admin author photo
Foto: Unras Aliansi Pemuda Taliabu 
TALIABU – Unjuk rasa Aliansi Pemuda Taliabu (APT) menuding Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pulau Taliabu Supriadno tidak mempunyai itikad baik untuk menyelesaikan ganti rugi lahan dan tanaman warga yang digusur. 

Menurut Fadlin, selaku koordinator aksi mengatakan, Pemkab Pulau Taliabu  melalui Dinas PUPR telah melakukan pembohongan publik.  Pasalnya, sejak tanggal 5 September 2019 lalu. APT telah melakukan aksi di depan kediaman Bupati Pulau Taliabu untuk menanyakan realisasi ganti rugi lahan dan tanaman.


Alhasil, tuntutan tersebut di terima Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus,  di hadapan beberapa Pimpinan OPD serta disaksikan masa aksi dan insan pers. Di mana Bupati Pulau Taliabu menyampaikan bahwa ia akan melaksanakan ganti rugi tanaman warga yang kena gusur.

" Saya akan memberikan waktu kepada Kepala Dinas PUPR Supriadno untuk segera membayar tanaman warga yang kena gusur. Jika dalam waktu 2 bulan tidak diselesaikan, maka saya akan copot Kadis dari jabatannya, ungkap Fadlin meniru ucapan Bupati beberapa bulan lalu.

Lanjut Fadlin,  aksi hari ini di Kantor Dinas PUPR  untuk menindaklanjuti apa yang di janjikan Kepala Dinas  kepada warga korban penggusuran.

“ Kadis jangan tidur, segera selesaikan ganti rugi lahan dan tanaman warga yang di gusur,” tegasnya.

Lebih lanjut Fadlin mengatakan apa yang dilakukan oleh Dinas PUPR adalah merupakan pelanggaran hak asasi manusia. Di mana mereka secara sengaja melakukan penggusuran tanaman warga yang notabenenya warga tersebut hidup dengan kelapa, cengkeh, coklat serta tanaman lain.

“ Jika kalian tidak ada niat baik untuk mensejahterakan rakyat. Maka jangan rusaki sumber penghidupan mereka, rakyat hidup dengan kelapa, cengkeh kopra, lantas kalau kalian gusur dan tidak ada realisasi ganti rugi, maka hal ini telah secara nyata dan terang-terangan pihak dinas telah merampas hak hidup rakyat, kalian sengaja untuk menyusahkan rakyat dengan cara menggusur sumber penghidupan mereka,” terangnya.

Tak hanya itu, APT juga menagih janji Bupati Aliong Mus untuk mencopot Kadis PUPR sebagaimana diucapkan pada aksi unjuk rasa sebelumnya.

“ Kami meminta kepada Bupati Pulau Taliabu untuk segera mencopot Kadis PUPR karena diduga tidak punya itikad baik untuk menyelesaikan ganti rugi tanaman, apalagi bapak bupati berjanji di depan umum bahwa, jika tidak diselesaikan maka akan mencopot Kadis dari jabatan,” tutup Fadlin (Ari)

Share:
Komentar

Berita Terkini