Bupati Komitmen Bentuk Kelompok Sula Bersinar Cegah Narkoba

Editor: Admin author photo
Foto: Bupati Kepsul Hendrata Thes (Batik) bersama Kepala BNN Malut Brigjen Pol. Drs Edi Swasono
SANANA- Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Hendrata Thes dalam rapat optimalisasi peran pemerintah Kabupaten dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) oleh BNN Provinsi Maluku Utara (Malut) menyampaikan akan berkomitmen membentuk kelompok sadar Sula bersinar, Kamis (19/12).

Rapat yang diselenggarakan di aula Istana Daerah (ISDA) Kepsul itu, dihadiri oleh  Kepala Forkopimda, Kepala SKPD dan Camat se-Kabupaten Kepsul.

Bupati Hendrata Thes dalam sambutan singkatnya menyampaikan apresiasi atas semangat pencegahan dan pemberantasan narkoba  yang diselenggarakan oleh BNN Provinsi Malut. Menurutnya, langkah ini akan didukung oleh Pemkab Kepsul, dengan melibatkan instansi terkait ini "berkomitmen kelompok sadar fokus Sula bersinar".

"Tugas kita sebagai aparat pemerintahan adalah melakukan tindakan dengan membutuhkan strategi pencegahan termasuk edukasi dini ke sekolah-sekolah, sehingga pencegahan Narkoba tepat sasaran", sampainya.

Dikatakannya, dirinya bersama lintas instansi berkomitmen juga untuk membentuk kelompok sadar Sula bersinar (bersih narkoba) dengan menggunakan anggaran APBD tahun 2020, kata Bupati.

Foto: Bupati Hendrata Thes menandatangani komitmen pencegahan narkoba di Kepulauan Sula
Sementara Kepala BNNP Malut, Brigjen Pol. Drs. Edi Swasono, MM memaparkan bahwa rencana aksi P4GN di Kepsul BNNP belum mampu menjangkau seluruh wilayah di Malut, mengingat kondisi geografis Sula dengan banyaknya pintu masuk perairan yang terbuka sangat memudahkan peredaran gelap narkoba.

"Permasalahan narkoba di Indonesia dengan berbagai faktor, seperti tingginya permintaan dan suplai yang tinggi karena keuntungan yang diperoleh para bandar. Sehingga Indonesia menjadi bangsa pasar terbesar di dunia Maluku Utara (Malut)", terangnya.

Menurutnya, Malut memiliki angka prevalensi 13.181, yang dapat diprediksi tingkat penyalahgunaan narkoba di Kepsul juga cukup signifikan, tutur Edi.

Lebih jauh, pembentukan BNN Kabupaten akan memudahkan sinergitas pencegahan dan pemberantasan narkoba di Kabupaten dengan posisi bagian selatan di Provinsi Malut ini, jelas Edi.

"Kami sangat peduli terhadap korban penyalahgunaan narkoba dengan memfasilitasi lembaga rehabilitas baik rawat inap maupun rawat jalan. Untuk itu kepada penyalahgunaan narkoba di Kepsul terkait rehabilitas rawat jalan di fasilitasi pelayanan kesehatan yang telah bekerja sama dengan BNNP Malut", pungkas Edi.

Usai rapat tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan SK tim terpadu P4GN Pemkab Kepsul oleh Bupati Kepsul dan penyerahan plakat oleh kedua belah pihak.

Di akhir acara penandatanganan SK itu kemudian dilanjutkan dengan yel-yel tolak narkoba didengungkan bersama Bupati dan seluruh peserta yang hadir, " Ose, Kamong, Katong, Samua, Tolak Narkoba, Narkoba Moya (Narkoba Bukan), Prestasi Yess. (di)

Share:
Komentar

Berita Terkini