Dinas Ketpang Kepsul Gelar Pelatihan Pembinaan Pengembangan Produk Pangan Pokok Lokal

Editor: Admin author photo


Foto: Kegiatan Dinas Ketahanan Pangan  Kepsul
SANANA- Dalam mendukung percepatan peningkatan penganekaragaman pangan masyarakat berbasis pada potensi sumberdaya lokal di daerah.  Dinas Ketahanan Panagan (Ketpang) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) gelar pelatihan pembinanan pengembangan produk pangan pokok lokal.

Kegiatan yang diselenggarakan di Resto Cakalele itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kepsul, Syafrudin Sapsuha, Asisten I Sekda Hi. Umar Umabaihi dan Kadis Ketpang Sity Hawa Marasabesy serta para pimpina SKPD dan peserta pelatihan dari Desa Bajo, Kecamatan Sanana Utara, Senin (30/12/2019).

Sekda mewakili Bupati Kepsul menyampaikan pangan menjadi bagian paling penting dalam pembentukan karakter, derajat kesejahteraan dan derajat kesehatan demi mencipta sula yang sejahtera harus di mulai dari setiap keluarga agar anggota keluarganya dapat sehat aktif dan produktif.

Menurutnya mengkonsumsi makanan yang beragam bergizi, seimbang dan aman yang lebih dikenal dengan B2SA dapat di lihat dari kondisi geografis Kepulauan Sula saat ini memiliki potensi untuk mengembangkan produk pangan dari beberapa komoditi, di antaranya seperti Ubi Kayu, Ora serta Ubi Jalar.

Hal tersebut, Kata Sekda dalam rangka mendorong upaya diversifikasi pangan untuk mengubah pola pikir masyarakat agar tidak terpaku pada olahan satu jenis pangan pokok saja seprti dabu-dabu dan rica-rica, ucap Sekda.
Olehnya itu, pelatihan pembinaan pengembangan produk pangan pokok lokal diharapkan sebagai alternatif home industri yang akan menumbuhkan wirausaha baru sehingga dapat membuka peluang usaha dan mengurangi tingkat urbanisasi dan kemiskinan masyarakat di Kepsul.

“ Saya mengaharapkan melalui pelatihan ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam mengembangkan potensi pangan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat maupun kesejahteraan dalam keluarga,” harapanya.

Sejalan dengan itu, Kadis Ketahanan Pangan Sity Hawa Marasabesy menambahkan bahwa gerakan diversifikasi pangan semakin efektif apabila di dukung oleh ketersediaan aneka ragam bahan pangan melalui pengembangan industrialisasi usaha pangan lokal dan perilaku konsumen dalam mengkonsumsi aneka ragam pangan.

“ Lewat kegiatan ini saya berharap akan membangun kesadaran masyarakat untuk kembali pada pola konsumsi pangan pokok asalnya melalui penyediaan bahan pangan pokok selain beras serta sosialisasi dan promosi diversifikasi pangan,” pungkasnya.(di)
Share:
Komentar

Berita Terkini