DPW PKS Malut Gelar Rakorwil dan Training Orientasi PKS

Editor: Admin author photo
Foto: Kegiatan Rakorwil dan TO PKS
TERNATE – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Provinsi Maluku Utara menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) 2019 dan Training Orientasi (TO) PKS yang dilaksanakan di Muara Hotel Ternate berlangsung selama dua hari di mulai tanggal 28-29 Desember 2019. 

Rakorwil dan TOT  di buka dengan resmi oleh Ketua DPP PKS Wlayah Dakwah Indonesia Timur, Dr. Muhammad Kasuba, turut hadiri dari DPP, Ketua DPW PKS Maluku Utara, Ketua DPD dan Pengurus Kabupaten/Kota beserta Parpol peserta Pemilu 2019.

Rakorwil dan TO PKS ini di ikuti 500 orang kader Se- kabupaten/kota se- Maluku Utara dengan  menghadirkan tiga narasumber yaitu, Keterwakilan DPP, Keterwakilan Kapolda Malut, dan Keterwakilan Danrem 125 Babullah.

Ketua DPP PKS Muhammad Kasuba  dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini adalah Rakorwil ke-3 di wilayah Indonesia bagian timur setelah Papua, Maluku dan dari di Maluku Utara. 

Selain itu, bersamaan juga PKS hari ini mendapatkan anggota baru sesuai informasi peserta berjumlah 500 orang. 

"PKS bahagia apabila melihat warga negara Indonesia senyum dan bahagia, dan PKS akan sedih se-sedih-sedihnya jikalau melihat rakyat Indonesia sedih, PKS tetap di depan untuk memberikan senyuman yang manis demi terciptanya kondisi yang manis di kalangan rakyat Indonesia," katanya.

Lanjut Muhammad, Pada Januari 1999-2000 di Maluku dan Maluku Utara terjadilah tragedi yang memecah belah kita, bagaimana PKS ini menjadi sebuah partai. Ada seorang negarawan, pemikir yang berpikir lahirnya generasi, tetapi seorang politisi menunggu kapan pemilihan di laksanakan, tapi PKS gabungan antara negarawan dan politisi. Kita tidak eksis sekedar pada pemilihan, itu jati diri PKS.

"Pemilihan 2018 sudah selesai, walaupun PKS kalah di Pilgub 2018-2019 juga sudah selesai tetapi orang PKS tidak merasa selesai dan terus bekerja karena PKS mempunyai tiga prinsip sasaran dalam kegiatan, PKS adalah gerakan keagamaan, gerakan membangun kualitas spiritual bagi rakyat Indonesia untuk menuju bangsa yang berbudi bangsa tinggi. Gerakan sosial yang membangun sosial atau masyarakat yang kuat dan gerakan politik," ucapnya

Sambungnya, bangsa sudah tahu, PKS itu kerja politik dan kerja sosial kurang lebih 3000 lembaga pendidikan yang di dukung oleh PKS, melahirkan generasi yang kelak menjadi generasi yang beriman dan berakhlak mulia, untuk keselamatan, kesejahteraan NKRI kita, PKS mengatakan NKRI harga mati tidak ada tawar menawar. 

Terpisah, Ketua DPW PKS Malut,  H. Ridwan Husen, saat di wawancarai media ini menyampaikan, selain melakukan pembekalan atau training kepada anggota baru, juga membahas dua agenda besar di tahun 2020, yakni Rakorwil akan diikuti sekitar 500 peserta termasuk para undangan (tiap DPD 10 orang delegasi).

Dirinya menyebutkan, Agenda besar pertama yang telah disiapkan adalah melakukan konsolidasi di tingkat dewan pimpinan daerah, kemudian berikutnya pengurus daerah mensosialisasi target dan strategi pemenangan pilkada. Kita juga sosialisasi nama-nama bakal calon hasil penjaringan yang sudah diputuskan di tingkat pengurus wilayah.

"Teman-teman di daerah juga akan mulai menyiapkan sekaligus berkomunikasi dengan nama calon yang dibawa ke pengurus pusat pada 6 Januari 2020," terangnya. (ady)

Lanjutnya, agenda besar kedua adalah rekrutmen terbuka. Rekrutmen anggota baru PKS sesuai hasil rapat koordinasi nasional November kemarin, tutupnya. (Ady)

Share:
Komentar

Berita Terkini