FKUB Gelar Rakor dan Dialog Bertajuk Maluku Utara Damai

Editor: Admin author photo
Foto: Kegiatan Rakor dan Dialog yang dilaksanakan FKUB Maluku Utara
TERNATE - Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Provinsi Maluku Utara telah melaksanakan Rapat Koordinasi sekaligus Dialog, dengan tajuk "Maluku Utara Damai, Tanggung Jawab Bersama",  Sabtu (21/12), bertempat Gedung C Asrama Haji Ternate, Kelurahan Ngade, Kota Ternate Selatan.

Hadir sebagai Narasumber dari Polda Malut, Korem 152/Babullah Ternate dan Badan Intelejen Negara Daerah (Kabinda) Provinsi Maluku Utara.

Ikut serta dalam kegiatan ini Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Maluku Utara, Sarbin Sehe, Asisten II Gubernur Malut, Hi. Umar Sangadji, Kepala FKUB Provinsi Malut, Dr. Adnan Mahmud, di ikuti peserta FKUB Se-Provinsi Malut.

Mengawali sambutan Asisten II Gubernur Malut, Hi. Umar Sangadji, mewakili sambutan Gubernur Malut, KH. Abdul Gani Kasuba Lc, mengajak semua insan beragama untuk panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan kesempatan untuk dapat hadir kembali dalam Rapat Koordinasi Pemetaan Potensi Rawan Konflik Pilkada Tahun 2020, pada hari ini kita sehat wal'afiat.

"Dalam dimensi ketatanegaraan di indonesia pelaksanaan Pilkada merupakan sebuah agenda politik demokrasi 5 tahunan untuk memilih seorang pemimpin maupun memilih seorang wakil rakyat yang akan duduk di parlemen," ucapnya.

Hal ini telah di amanatkan dalam UUD 1945, pelaksanaan pilkada menjadi sebuah konstitusional yang sangat penting di mana masyarakat berhak terlibat dalam memberikan aspirasinya sesuai hati nurani, sebagai bentuk legitimasi politik terhadap legalitas kepemimpinan lokal. Sambung Hi. Umar.

Dalam kesempatan itu pula, dirinya membuka kegiatan Rapat Koordinasi pemetaan potensi rawan konflik Pilkada tahun 2020. "Dengan mengucapkan Bismillahirahmanirrahim, Rapat Koordinasi Pemetaan Potensi Rawan Konflik Pilkada Tahun 2020, Saya Nyatakan Di Buka Dengan Resmi," ucapnya.

Foto: Asisten II H. Umar Sangadji mewakili Gubernur Maluku Utara memberikan sambutan pada acara FKUB Malut
Sementara, Wakil Ketua FKUB Provinsi Maluku Utara, Pdt. Anton Piga, juga selaku Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja Di Indonesia Wilayah  (PGIW) Maluku Utara, saat di temui awak media ini usai Rakor dan Dialog, mengatakan bahwa, untuk acara FKUB ini misi maluku utara dengan tema, Maluku Utara Damai Tanggung Jawab Bersama, ini memberi nuansa yang positif bagi kedamaian kedepan.

"FKUB di Provinsi Maluku Utara dengan seluruh kabupaten/kota berniat berkomitmen lebih khusus dalam rangka pilkada 2020, artinya bahwa dengan menghadirkan Kapolda, Danrem, dan Kabinda, ini sebagai upaya supaya FKUB memiliki data riil dan memiliki pengetahuan riil," ungkapnya.

Sambung, Pdt Anton, Kemudian bagaimana sinergikan informasi-informasi itu dalam rangka pimpinan umat di kabupaten/kota masing-masing supaya betul-betul harapan kita rukun damai itu bisa tercipta di seluruh kabupaten/kota dan itu memang peran dari toko-toko agama.

"Dari pemaparan tadi memang secara spesifik cukup terwakili dan terepresentasi dalam pengertian bahwa, informasi itu cukup akurat jadi pemateri ini betul-betul menyampaikan apa yang diinginkan oleh forum ini, sehingga koordinasi para tokoh agama dalam forum FKUB tepat, karena materi-materi yang diberikan itu sungguh mencapai apa yang diinginkan oleh forum," ujarnya 

"Harapannya, lebih membuat masyarakat di Maluku Utara ini rukun dan damai, dan itu harus di contohkan oleh tokoh-tokoh yang ada saat ini," tutupnya. (Ady)

Share:
Komentar

Berita Terkini