Harga Pertalite di Halbar Meroket

Editor: Admin author photo
Foto: Ilutrasi
JAILOLO - Naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) Kususnya Pertalite dikeluhkan masyarakat yang berkedaraan roda dua maupun roda empat. 

Kenaikan bahan bakar minya (BBM) ini, sengaja dilakukan oleh pedagang eceran yang berada di Kecamatan, Jailolo, Kab. Halmahera Barat.

Padahal Stok BBM di SPBU Kabupaten Halmahera Barat yang kususnya di wilayah Jailolo berjalan lancar dengan harga sesuai standar pememerintah. Senin (24/12/19). 

Burhan (25 tahun) warga jailolo mengaku kesal dengan kenaikan harga BBM petralite  yang dipermainkan oleh pedagang eceran yang ada di kec. Jailolo. 

"Dari harga eceran tertinggi (HET) per liter Rp. 10.000, dinaikan menjadi Rp. 12,000, sampai Rp.15.000,"

Burhan pun berharap kepada pihak yang berwajib untuk segera  mengatasi atau menindak kepada pedagang eceran yang sengaja memainkan harga BBM "petralite". 

Selain itu, pengawas SPBU Jailolo Yuli Torimtubun saat ditemuai wartawan di Kantor SPBU Jailolo. Yuli menyampaikan bahwa Pasokan Stok BBM yakni Petralite di SPBU Jailolo lancar dan normal, untuk harga perliter masih sesuai standar dalam aturan pemerintah. 

"Permainan standar harga diluar sana  itu adalah permainan Pedagang eceran itu sendiri, bukan dari kami," tandasnya.

Yuli Pun berharap kepada Pemda yakni dinas terkait agar turut mengawasi dan memantau ke lapangan.

Disisi lain. Kepala Perijinan Kab. Halbar Samsudin Senin saat ditemui, Samsudin menegaskan kepada pedagang eceran agar tidak mempermainakan harga BBM lagi. Jika menemukan maka akan ditindak dengan tegas. 

"Klu masi kedaptan pedagang eceran menjual diatas HET Rp. 10.000 maka  akan ditindak, yakni melakukan penyitaan," tegasnya 

Dalam kesempatan itu. Asisten I Pemkab Halbar 'Vence Muluwere' juga ikut turun memantau stok BBM yang ada di SPBU Jailolo. (zu3)
Share:
Komentar

Berita Terkini