Mahasiswa Unkhair Ricuh Dengan Security Kampus

Editor: Admin author photo
Foto: Aksi mahasiswa Unkhair Ternate 
TERNATE - Solidaritas Perjuangan Demokrasi Kampus (SPDK) Kota Ternate menggelar aksi unjuk rasa meminta pihak Rektorat Universitas Khairun (Unkhair) Ternate segera mencabut SK DO terhadap 4 orang mahasiswa dan surat edaran Rektor Unkhair Ternate tanpa syarat.

Berikut Surat Keputusan Rektor Universitas Khairun Kota Ternate Nomor 860/UN4/KP/2019 tentang pemberhentian saudara Ardi M Nur, Fahyudi Kabir, Fahrul Abdullah dan Ikra Alkatiri di Drop-Out (Putus Study) sebagai mahasiswa Unkhair Ternate.

Kebijakan Rektor Unkhair Ternate mengeluarkan 4 orang mahasiswa atas dasar laporan Surat  Kepala Kepolisian Resort Ternate Nomor: B/52B/XII/2019 Res Ternate pada tanggal 12 Desember 2019 perihal surat pemberitahuan tentang melakukan perbuatan tidak patuh yang mencederai nama baik Universitas Khairun Ternate.

Terindikasi  4 orang mahasiswa  tersebut turut serta dalam aksi unjuk rasa mendukung Pembebasan West Papua pada tanggal 2 Desember 2019 yang mengarah pada tindak pidana Makar dan atau mengganggu aktivitas ketertiban umum.

Menurut koordinator aksi Fandi Pomsa bahwa pemecatan 4 mahasiswa sebagai dalil untuk menetapkan aktivitas politik empat mahasiswa yang di DO sebagai tindak pidana Makar atau tindak pidana yang dianggap mengganggu aktivitas ketertiban umum.

Menurutnya sangat tidak relevan dan seakan pihak kampus telah melangkahi wewenang pengadilan negeri (PN) dalam menetapkan tindak pidana. Sebab sejauh ini 4 mahasiswa belum ada keputusan inracht dari pengadilan negeri, tukas Fandi kepada awak media di Ternate, Senin (30/12/2019).

Aksi yang berlanjut di depan gedung rektorat Unkhair Ternate mendesak Rektor Unkhair Ternate mencabut SK DO ke 4 orang yang mahasiswa yang dikeluarkan dari kampus. 

Justru berakhir ricuh dengan security kampus, lantaran ingin membubarkan pengunjuk rasa secara paksa, sehingga terjadi chaos antara mahasiswa dan keamanan kampus. Bahkan security kampus mengejar mahasiswa dan memukul sampai ke luar lingkungan kampus.
Sementara tuntutan mahasiswa meminta SK DO empat mahasiswa segera dicabut serta surat edaran rektor Unkhair Ternate.

Tak hanya itu, mahasiswa juga meminta Unkhair Ternate stop akomodir kepentingan Polres Ternate, stop intervensi hak mahasiswa di luar kampus dan hentikan intimidasi kriminalisasi dan pembubaran paksa mahasiswa dalam mimbar bebas di lingkungan kampus. (Riel)

Share:
Komentar

Berita Terkini