MUI Ternate Gelar Seminar Cegah Virus HIV/AIDS dalam Perspektif Islam

Editor: Admin author photo
Ketua MUI Kota Ternate Usman Muha
TERNATE -  Memperingati  Hari AIDS Se-dunia Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Ternate menggelar Seminar Pencegahan Virus HIV/AIDS Dalam Perspektif Islam, bertempat di Vellya Hotel, Ternate. Selasa (3/12/2019).

Seminar tersebut di buka Ketua MUI Kota Ternate, Usman Muahammad, dengan menghadirkan dua narasumber, yakni  Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, dr. Fatiyah Suma, Perwakilan LSM Rorano Maluku Utara. sementara peserta keterwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Se-Kota Ternate.

Kadinkes Kota Ternate, dr. Fatiyah Suma, saat menyampaikan sambutannya, mengatakan bahwa, HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. infeksi HIV yang tidak segera di tangani akan menjadi kondisi serius yang di sebut AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrom).

"Sementara AIDS adalah stadium akhir dari infeksi virus HIV, pada tahap ini kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya, dan sampai saat ini belum ada obat untuk menangani HIV dan AIDS," ujarnya.

Usai menyampaikan sambutan, Ketua MUI Usman Muhammad, ketika diwawancarai mengatakan, jadi targetnya adalah memberikan pengetahuan kepada generasi muda terutama para mahasiswa di berbagai perguruan tinggi.

"Makanya dalam peserta inilah merupakan keterwakilan dari BEM-BEM yang ada di perguruan tinggi di kota ternate, sehingga kita memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada mereka tentang apa itu virus HIV/AIDS itu," ungkapnya

Sambungnya, Kemudian cara pencegahannya baik dari sisi kesehatan maupun dalam sisi agama, karena pada prinsipnya bahwa penyakit Hiv/Aids ini adalah merupakan sebuah penyakit perilaku manusia yang menyimpang dari ketentuan-ketentuan yang telah digariskan oleh Allah SWT di dalam Al'quran terutama menyangkut masalah hubungan seksual.

"Kita tahu bahwa di dalam hubungan seksual antara laki-laki dan perempuan itu merupakan sesuatu kebutuhan biologis yang memang tidak bisa di dihindari dalam kehidupan sebagai manusia normal," jelasnya

Lanjut Usman, tapi dalam hal ini, agama mengatur semua hubungan itu menjadi legal dan kemudian menjadi aman dari sisi kesehatan maupun dari sisi agama, maka diatur tentang masalah hubungan perkawinan secara sah, untuk itu menghindari jangan sampe terjadi hal semacam itu.

"Dalam kegiatan seminar hari ini maksudnya kita memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada generasi muda rata-rata para mahasiswa karena mereka dari daerah-daerah yang ketika kuliah di sini mereka tinggal di kos-kosan yang tentunya itu harus kita berikan pengetahuan baik dari sisi kesehatan maupun dari sisi agama sehingga mereka memahami bahwa perbuatan-perbuatan itu adalah perbuatan yang menyimpang," terangnya.

Sehingga kata Usman, terhindar dari segala macam hal yang tidak kita inginkan seperti masalah penyakit HIV/AIDS yang hingga saat ini belum ditemukan obatnya yang hanya sekedar untuk menjaga kelangsungan hidup dan menghilangkan kalau ketika sudah terkontaminasi.

"Saya Berharap pada semua elemen masyarakat umat beragama terutama ummat islam marilah kita berusaha untuk mengikuti tuntunan-tuntunan agama yang ada, sehingga kita terhindar dari segala hal yang kita inginkan," tutupnya.(Ady)
Share:
Komentar

Berita Terkini