Security Penjegal Kuli Flash Disk

Editor: Admin author photo
Foto: Oknum Security 
JAILOLO - Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Pemkab Halbar), menjerit. Pasalnya, hingga kini gaji mereka belum diterima secara utuh.

Untuk memastikan duduk persoalan ini, insan pers lantas melakukan penelusuran. Hasilnya, diketahui sisa lima persen gaji PNS rupanya mandek di Bank Maluku. Bank Maluku-Maluku Utara Cabang Jailolo, di Jailolo, Kabupaten Halbar, lantas disambangi sejumlah kuli flash disk, Jum'at (23/12/2019).

Sialnya, belum sempat menemui pejabat berwenang, para pekerja pers justru dijegal pihak keamanan bank tersebut. Eh, rupanya, tak hanya sebatas itu. Petugas keamanan Bank Maluku tak tanggung-tanggung mengusir para insan pers. "Kalian dari mana? Kalau wartawan, keluar dari sini," kata Muslim Itolamo, reporter Koran Malut, mengulangi kata-kata pihak keamanan bank, itu.

Mendapat perlakuan tak menyenangkan, praktis para jurnalis kembali mempertanyakan alasan pengusiran terhadap mereka. Adu argumen antara para reporter dan pihak security (keamanan) bank pun tak terelakkan. Adu mulut itu nyaris saja berbuntut panjang bila tak segera dilerai beberapa pegawai bank tersebut.

Bagai aspal disiram bensin, kejadian ini lantas memicu kecaman dari kalangan pers. Organisasi pers dan seluruh lembaga-lembaga pers, tak pelak, meminta agar pihak Bank Maluku segera mempertanggung jawabkan perbuatan mereka.

Ketua Bidang Hukum Komunitas Jurnalis Independen Halmahera Barat (K@jih), Idhar Bakri, misalnya. Idhar meminta agar Kepala Bank Maluku Maluku Utara Cabang Jailolo, Franki Patihasina untuk segera menindaklanjuti persoalan ini.
“Mewakili seluruh Insan Pers di Halbar mendesak kepada Kepala Bank Maluku Cabang Jailolo agar segera mencopot oknum security tersebut karena sudah berulang kali membuat masalah dengan wartawan,” tegas Idhar.

Apa yang disampaikan Idhar, dibenarkan seluruh pekerja pers yang beroperasi di Halbar. Artinya, dibalik sikap protektif anti jurnalis yang ditunjukkan pihak keamanan bank tersebut, setidaknya patut dipertanyakan. (Kep)
Share:
Komentar

Berita Terkini