Walikota Tidore Lantik 23 Kepala Desa Hasil Pilkades Serentak

Editor: Admin author photo
Foto: Prosesi pelantikan 23 Kades di Kota Tidore Kepulauan
TIDORE- Sebanyak 23 Kepala Desa terpilih hasil Pilkades serentak diambil sumpah dan resmi dilantik oleh Walikota Tidore Kepulauan  H. Ali Ibrahim yang dipusatkan Aula Nuku Kantor Walikota, Jumat (13/12/2019).

Kepala Desa yang diangkat dan dilantik berdasarkan Surat Keputusan Walikota Tidore Kepulauan Nomor : 189.1 Tahun 2019 Masa Bhakti 2019-2025 merupakan Kepala Desa terpilih dari hasil Pemilihan Kepala Desa Serentak (Pilkades) pada tanggal 26 Oktober lalu.

Ada pun 23 Kepala Desa yang dilantik Walikota Tidore Kepulauan sebagai berikut.

Kecamatan Tidore Utara
1. Safrisal Ibrahim, (Kepala Desa Maitara)
2.Muchlis Malagapi (Kepala Desa Maitara Tengah)
3.Riski M. Nur (Kepala Desa Maitara Utara)

Kecamatan Oba Utara
1. Sabtu Kene (Kepala Desa Oba)
2. Nimrot Maliku (Kepala Desa Desa Akekulano)
3. Estepanus Gabinae (Kepala Desa Gosale)

Kecamatan Oba Tengah
1. Irwan Ajam (Kepala Desa Lola)
2. Muhammad Judda (Kepala Desa Beringin Jaya)
3. Nasrun Hamzah (Kepala Desa Tauno)
4. Idris Mahmud (Kepala Desa Fanaha)
5.Man Taher (Kepala Desa Yehu)
6.Marlin Landia (Kepala Desa Siokona)

Kecamatan Oba
1.Umar Syarif (Kepala Desa Woda)
2. Ade M. Rasyid (Kepala Desa Gita)
3. Taufik Halil (Kepala Desa Toseho)
4.Bahrun Rumput (Kepala Desa Kususinopa)
5. Risal Ibra (Kepala Desa Todapa)
6.Hamja Salasa (Kepala Desa Talasi)
7.Amir Nasir (Kepala Desa Sigela Yef)
8.Iswan Jafar (Kepala Desa Talagamori)

Kecamatan Oba Selata
1.Abdullah Yakub (Kepala Desa Maidi)
2.Iksan Selang (Kepala Desa Lifofa)
3.Asrul M. Halek (Kepala Desa Selamalofo)

Usai mengambil sumpah dan melantik, Walikota Tidore H. Ali Ibrahim berharap Kepada Kepala Desa yang baru dilantik agar dapat membawa wajah dan pemikiran yang aktual dalam mengisi Pembangunan di wilayah Kota Tidore Kepulauan khususnya di Desa masing-masing sehingga mampu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini menegaskan bahwa penggunaan Dana Desa menjadi perhatian serius pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Aparat penegak Hukum. Untuk itu, Kepala Desa harus memastikan penggunaan Dana Desa sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan yang berlaku.

Ali Ibrahim pada kesempatan itu, berpesan agar setiap permasalahan Desa harus diselesaikan dengan hati dan pikiran terbuka dan secara berjenjang. "Jika ada masalah diupayakan diselesaikan di tingkat Desa atau Kecamatan, hindari budaya lapor melapor berdasarkan prasangka dan kabar-kabar yang tidak jelas, terus bangun transparasi dalam pengelolaan keuangan Desa sehingga bisa ditrima semua pihak" tutup Ali Ibrahim.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Walikota Muhammad Sinen, Sekretaris Daerah Asrul Sani Soleman, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Forkompinda, Staf Ahli Walikota, Asisten Setda, pimpina OPD, para Camat serta warga masyarakat. (Aidar)

Share:
Komentar

Berita Terkini