Calon Walikota Nuryadin Rachman Ikut Fit and Proper Test di Partai Golkar

Editor: Admin author photo
Foto: Nuryadin Rachman (Calon Walikota Ternate)
TERNATE - Bakal Calon Walikota Ternate Nuryadin Rachman (NR) telah mengikuti fit and proper test penyampaian visi-misi Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah. Yang di selenggarakan tim penjaringan DPD Partai Golkar  Provinsi Maluku Utara, bertempat  yang  di Grand Dafam Hotel Ternate, Rabu (15/01) kemarin.

Nuryadin Rachman mengatakan ada kurang lebih 20 strategis terkait dengan permasalahan kota saat ini yang perlu di sikapi secara serius. Olehnya itu, dengan visi dan misi untuk pembangunan Kota Ternate lima tahun ke depan. Ada tri point solusi yang nanti dijabarkan, jika dirinya terpilih dalam kontestasi politik tahun ini. Maka apa yang dicita-citakan akan diwujudkan sebagai manifestasi untuk pembangunan Kota Ternate di masa akan datang.

"Untuk ke depannya kalau, saya nanti dalam visi misi itu. Ada tiga hal yang sangat penting yaitu tri point solusi. Pertama, redesain kawasan, karena sudah otomatis pertumbuhan manusia atau orang itu akan terjadi pertumbuhan hunian. Sehingga hunian perlu diatur dalam rencana desain kawasan termasuk industri perkebunan, misalnya hutan lindung dan lain sebagainya. Jika hunian  bertambah sudah pasti akan muncul masalah baru.  

"Masalah persampahan akan muncul, masalah lingkungan,  masalah ketersediaan air bersih. Bayangkan saja, kalau pemukiman kita sudah naik ke atas gunung, maka ketersediaan air bersih kita akan terbatas. Nah, konsep redesain kawasan ini sangat penting untuk dilakukan ke depan," ujar NR.

Kedua lanjut Nuryadin, redesain birokrasi ke depan harus terpola dalam program yang terintegrasi, sehingga ke depan dalam satu tahun, misalnya kebijakan pemerintah satu tahun apa yang kita buat langsung kelihatan.

“ Jadi butuh sinergitas antara SKPD atau OPD yang terintegrasi dalam program dalam kebijakan lima tahun pemerintah daerah,” tutur Nuryadin. 

Yang ketiga, kata Nuryadin desain ekonomi. Itu  ada siklus mata rantai ekonomi kita yang kemudian mempengaruhi inflasi pertumbuhan yang mengharuskan kita dibenahi. 

"Bayangkan saja gantungan dari sisi ekonomi untuk ketahanan pangan, itu masih distribusi dari Surabaya dengan Makassar, misalnya telur ayam, itu dari Surabaya. Kemudian bawang dan jenis tumbuhan yang lain masih  di pasok dari Surabaya. Sementara para petani-petani kita di sini belum mampu mengirim atau menyiapkan bawang saja per hari sebanyak 6,2 ton,” tukasnya. 

Untuk itu, Nuryadin menegaskan kebijakan di bidang pertanian ke depan harus di rubah pola manajemen pengelola mulai dari cara tanam, pola tanam, kemudian pembibitan. 

“ Jadi setiap pangan yang di tanam harus menuruti harga pasar, tidak boleh petani hanya main tanam, sehingga petani menanam tergantung dari harga pasar, itu yang hal-hal penting harus menjadi terobosan ke depan,” jelas NR.

Nuryadin menambahkan kehadirannya menyampaikan visi misi mempunyai risiko besar.  Selaku ASN yang hadir diruang politik, tentu konsekuensi jabatan pastikan berisiko bagi dirinya. Walau begitu, sebagai figur muda dirinya tetap serius. 

"Kalau untuk partai, saya daftar itu ada delapan partai, tinggal kita menunggu dari semua partai, kira-kira strategis dari partai-partai untuk membangun koalisi seperti apa. Karena partai akan mencari  pasangan yang bisa saling menguntung kan, dan mencari suasana yang nyaman, seperti di antaranya PDIP, PKB, PBB, Golkar, Nasdem, dan Gerindra" tutupnya. (Ady)

Share:
Komentar

Berita Terkini