FTKW Minta Terdakwa Kasus 'Kali Waci' Di Hukum Mati

Editor: Admin author photo
Masa Aksi Di depan PN Tidore Soasio(Sumber : Foto Aidar)

TIDORE- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dari Front Tragedi Kali Waci (FTKW) menggelar aksi tuntutan di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Soasio, Tidore Kepulauan terkait kasus pembunuhan di Kali Waci Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) pada 29 Maret 2019 lalu yang menewaskan 3 (tiga) warga meninggal dunia.

Amatan Nusantaratimur.com dilokasi masa aksi datang dengan membawa satu spanduk besar dan beberapa atribut aksi lainya.

Abdul Sagaf dalam orasinya menduga bahwa, Kuasa hukum maupun Penasehat hukum terdakwa dengan sengaja membuangkan berbagai data atau merekapitulasi data yang sudah dilakukan oleh Polres Haltim.

"Maka dari itu kami yang mewakili dari masyarakat di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) mendesak terhadap Pengadilan Negeri Soasio menjatuhkan hukuman mati bagi terdakwa kasus pembunuhan di Kali Waci," pinta Abdul.

Lanjut Abdul mengatakan kasus pembunuhan ini sengaja direncanakan beberapa orang sehingga menyebabkan tiga orang ini menjadi korban.

"Tragedi ini juga bagian dari sebuah perencanaan yang di lakukan oleh bebera terdakwa yang saat ini menjalani sidang, untuk itu jika kita menggunakan satu asas bahwa hukum yang dibawa tidak bisa bertentangan dengan hukum yang diatas karena suda tentunya aturan hukum pidana yang ada di kejaksaan Kota Tidore Kepulauan tidak tercatut kedua asas hukum pidana tersebut," papar Abdul.

Abdul juga mengingatkan apabila tuntutannya tidak dindahkan pengadila negeri Soasio maka ia akan melakukan konsolidasi seluruh organisasi peguyuban yang ada di Provinsi Maluku Utara untuk menduduki di Kantor Pengadilan Negeri Soasio.

"Tidak ada hukuman lain bagi kami (masyarakat Waci) selain hukuman nyawa harus di ganti dengan nyawa demi mengobati rasa traumatik masyarakat Waci, secara psikologi saat ini masyarakat waci merasa takut dan khawatir untuk beraktifitas di kebun atau hutan," tutup Abdul.

Untuk diketahui FTKW dalam aksi tersebut memberikan 4 tuntutan diantaranya.

1. Hukum mati pelaku pembunuhan.

2. Hukum mati pelaku pembunuhan tanpa terkecuali, Polda Maluku Utara dan Polres Haltim

3. Secepatnya menangkap 8 orang pelaku pembunuhan.

4. Hukum mati pelaku di depan
masyarakat Aaci dengan mengundang keluarga pelaku agar menyaksikan. (red-Aidar)
Share:
Komentar

Berita Terkini