IKW Kota Ternate Gelar Seminar Nasional

Editor: Admin author photo
Foto: Seminar Nasional IKW Kota Ternate
TERNATE - Ikatan Keluarga Waigitang (IKW) Kota Ternate menggelar Seminar Nasional dan Musyawarah Ke-I, dengan tema, "Dinamika Peradaban Waigitang Di Moloku Kieraha”, selama dua hari  dari mulai tanggal 4-5 Januari 2020 bertempat  Aula Vellya Hotel, Kelurahan Jati , Kota Ternate Selatan, Provinsi Maluku Utara. 

Hadir sebagai narasumber dalam Seminar Nasional, Guru Besar Fakultas Budaya Universitas Khairun (Unkhair), Prof. Gufran Ali Ibrahim, Sultan Tidore sekaligus Senator DPD RI, Hi. Husein Alting Syah, Jogugu Kesultanan Ternate, Mahmud Zulkiram M. Chaeruddin, Sejarawan Unkhair Ternate, Irfan Ahmad,  Pegiat Sejarah Moloku Kieraha, Dr. Saiful Bahri Ruray, Tokoh Waigitang Internasional, Muslim Abdullah, Peneliti Muda Sosiologi Antropolog Maluku Utara,  Hudan Irsyadi Yusuf.

Ikut hadir dalam kegiatan, Walikota Ternate, Hi. Burhan Abd Rahman, sekaligus membuka kegiatan secara resmi, Wakapolres Ternate, Kompol Jufri Dokomalamo, Ketua DPRD Kota Ternate Muhajirin Bailussy dan Forkopimda Kota Ternate.

Ketua terpilih IK-Waigitang Kota Ternate Periode 2020-2022, Dr Zulkifli Zam-Zam kepada awak media menyampaikan bahwa kegiatan hari ini kita Keluarga Besar Waigitang di Kota Ternate melaksanakan seminar nasional tentang Dinamika Peradaban Waigitang di Moloku Kieraha. 

"Jadi bagaimana kita mengumpulkan wadah ini untuk mencari tahu soal soan-soan yang ada di desa Waigitang, ada delapan soan, jadi bicara peradaban itu bagaimana untuk kesultanan yang ada di Moloku Kieraha, itu kita cari tahu seperti apa," ungkapnya.

Lanjut Zulkifli bahwa seminar ini bagaimana membentuk sejarah buku putih untuk generasi kita ke depan, yang akan di pelajari kembali dan menyatukan sejarah-sejarah yang masa lalu oleh masyarakat desa Waigitang dan generasi kita ke depan. Untuk itulah dibentuk wadah Ikatan Keluarga Waigitang Kota Ternate bagaimana kita saling silaturahmi di antara sesama warga Waigitang yang ada di Kota Ternate. 

Olehnya itu,  Kita di antara soan-soan Ikatan Keluarga Waigitang yang ada di Kota Ternate sebagai  wadah yang berasal dari makian, suku etnis makian, yaitu desa Waigitang yang tersebar di Kota Ternate, berkumpul saling silaturahmi.

" Jadi tidak semata-mata membawa ini bukan tujuan politik, tidak?. tapi semata-mata untuk bagaimana saling silaturahmi di antara sesama Ikatan Keluarga Waigitang,” tuturnya.

Itu sebabnya bagaimana kita menemukan dan mendapatkan delapan soan- soan Ikatan Keluarga Waigitang. Nah, semua dari hasil  seminar dan musyawarah sehingga kita bisa satukan soan-soan itu kembali.

"Jadi ada kurang lebih delapan soan-soan yakni, soan Waisamola,soan Ngemnoli, soan dukon ,soan Gora,  soan Um Imam, soan Um Hukim,soan Um Sangaji,dan soan Um Lailoyo kurang lebih seperti itu,tapi ada delapan soan yang di cari,ujarnya.

Seminar ini targetnya kita membentuk dan mendapatkan delapan  soan-soan itu. Sejarah dari soan, dan kita membentuk sejarah buku putih, itu yang di utamakan, katanya. Zulkifli. (Ady)

Share:
Komentar

Berita Terkini