Kades Nahi Diaduhkan, Inspektorat Bakal Audit Investigasi

Editor: Admin author photo
Foto: Pertemuan Pemkab Kepsul dan warga Desa Nahi
SANANA -  Kepala Desa Nahi, Arham Buamona, diduga menggelapkan anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Bagai aspal di siram bensin, puluhan warga resmi mengadukan Kepala Desa kepada Pemkab Kepsul.

Kedatangan warga Desa Nahi di Kantor Bupati Kepsul diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Syafrudin Sapsuha, Kepala Inspektorat Kepsul H. Kamaludin Sangadji, serta sejumlah pejabat lingkup Pemda Kepsul di ruang rapat Sekda, Lantai II Kantor Bupati Kepsul. Senin (13/01) kemarin.

Dalam pertemuan itu,  warga Desa Nahi membeberkan 26 poin tuntutan tentang dugaan tindakan korupsi pengelolaan DD dan ADD Desa Nahi, Penyelewengan Jabatan Aparat Desa, Jual beli beras miskin (Raskin) kepada warga Desa Nahi beberapa pekan lalu.

Warga Desa Nahi, dalam hearing tersebut meminta kepada Inspektorat Pemkab Kepsul dan Polres Kepsul. Untuk segera melakukan audit investigasi atas pengelolaan DD dan ADD dari tahun 2016-2019.

Ardi Umafagur mengatakan kedatangan perwakilan warga Desa Nahi adalah bagian akumulasi  berbagai kesalahan yang dilakukan Kades Desa Nahi. Lanjut Ardi,  sehingga pembangunan di desa kami tidak ada dampak dan tidak ada kesejahteraan masyarakat,ucapnya.

Abangmus Umasugi menambahkan warga Desa Nahi menyesalkan pengelolaan DD dan ADD yang terkesan tertutup dan menyimpang dari Pasal 82 UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang mengamanahkan keterbukaan dan transparansi dalam pengelolaan DD dan ADD. 

“ Indikasi Korupsi begitu besar di Desa Nahi, Kami meminta Polres dan Kejari Kepsul segera memanggil dan memeriksa Kepala Desa Nahi, desaknya.

Aspirasi warga Desa Nahi akan ditindaklanjuti Pemkab Kepsul. “ Kami sangat menghormati apa yang disampaikan masyarakat Desa Nahi. Namun sekali lagi kami harus terlebih dulu menguji Data dan berbagai dugaan yang diadukan hari ini,” terang Sekda Safrudin Sapsuha. Bagi Sapsuha,  jika terbukti akan dikonsultasikan terkait pergantian. Mengingat hal ini menjelang Pilkada agar tidak menabrak aturan, ungkapnya.

Pada kesempatan itu pula Kepala Inspektorat Kepsul H. Kamaludin Sangadji, berjanji dalam waktu dekat segera turun di Desa Nahi untuk menguji sejumlah aduan masyarakat Desa Nahi yang disampaikan hari ini.

"Kami merespon secara positif aspirasi warga Nahi hari ini. Untuk itu, sebagai langkah yang strategis dalam waktu dekat saya akan membentuk tim untuk melakukan audit investigasi atas dugaan penggelapan anggaran pengelolaan DD Dan ADD di desa tersebut,” pungkas Sangadji.

Di akhir pertemuan puluhan warga Desa Nahi meminta Pemkab Kepsul mencopot Arham Buamona sebagai Kepala Desa Nahi.

“  Jika tuntutan kami ini tidak di hiraukan oleh pihak Pemda. Kami akan mendatangi Kantor Bupati yang kedua kalinya dengan masa yang lebih banyak sekaligus memboikot aktivis Pemerintah Desa Nahi,” tutup Ardi. (di)
Share:
Komentar

Berita Terkini