Ketika Komisi I Dekab Halbar Tabrak Aturan

Editor: Admin author photo
Foto: Dasril Hi. Usman (Sekretaris Komisi II DPRD Halbar)
JAILOLO—Ruang sidang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), kamis sepekan lalu, tampak alot. Rapat dengar pendapat atau hearing itu digelar oleh Komisi I Dewan Kabupaten (Dekab) Halbar.

Sejatinya rapat tersebut mestinya menjadi kewenangan Tim Badan Anggaran (Banggar) Dekab Halbar. Soalnya, dalam rapat tersebut Komisi I DPRD Halbar membahas tentang anggaran Operasional Desa dan Penghasilan Tetap (Siltap). Makanya, dalam pembahasan itu Asosiasi Perangkat Desa Indonesia (Apdesi) se-Halbar turut dalam hearing dengan Komisi I Dekab Halbar.

Ironisnya, telah dibahas dan ditetapkan Operasional Desa dan Siltap pada tahun anggaran 2020 senilai Rp5,8 Miliar. Hal ini lantas menuai banjir protes. Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Halbar, Dasril H. Usman, misalnya, yang diketahui paling getol menyoroti masalah ini.

Bagi Dasril, rapat tersebut tidak berdasarkan kewenangan Tim Banggar DPRD Kabupaten Halbar. Menurutnya, hearing antara Komisi I dengan Apdesi se-Halbar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melahirkan kekeliruan.

Pada prinsipnya, Dasril sangat mendukung dengan adanya penambahan anggaran buat pemerintah desa. Karena, katanya, hal tersebut sudah diatur di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2019.

" Tetapi, seharusnya, agenda rapat kemarin menjadi inisiasi dari tim Banggar, kok, malah komisi I. Sebenarnya komisi I harus memahami aturan, sebab wilayah penganggaran itu wilayah Banggar, bukan wilayah komisi I," ujar Dasril, kesal.

Dasril menyatakan bahwa rapat yang diprakarsai Komisi I, itu, tidak memiliki legitimasi hukum. Sebab, lanjut dia, sangat jelas Komisi I tidak memahami aturan. Menurutnya, mendahui pembahasan APBD-Perubahan sama halnya melangkahi kewenangan Banggar serta Pemerintah Daerah Kabupaten Halbar.

“Saya menilai bahwa ada indikasi komisi I berupaya membuat mosi tidak percaya pemerintah desa terhadap pemerintah daerah kabupaten halmahera barat,” pungkas Dasril. (zu3)
Share:
Komentar

Berita Terkini