KPPT Minta Kepala PLN Rayon Bobong Dicopot

Editor: Admin author photo
Foto:  KPPT usai hearing pose bersama Direktur PLN Cabang Ternate 
TERNATE - Aksi Demonstrasi pemuda bersama masyarakat Desa Bobong menyikapi pemadaman listrik oleh PLN Rayon Bobong di Kabupaten Pulau Taliabu pekan lalu, tak membuat geram kelompok mahasiswa Taliabu yang sedang ambil studi di kota Ternate.

Demontrasi yang mengatasnamakan diri dalam Komando Pemuda Pulau Taliabu (KPPT) tersebut, hari ini (9/1/2020) mendatangi PLN Cabang Ternate, dalam rangka Audience, terkait persoalan pemadaman yang tak beraturan, yang menyebabkan kerugian masyarakat (pelanggan PLN) yang ada di Taliabu.

“Hari ini kami langsung ke PLN Cabang ternate, karena pemadaman yang tak beraturan di Taliabu itu sudah sangat meresahkan masyarakat,” Ujar Rian La Tonu selaku Jenderal Komando Pemuda Pulau Taliabu melalui rilis yang dikirim kepada media ini. Kamis (9/1).

Dalam kesempatan pertemuan dengan pihak PLN Cabang Ternate, (KPPT) mengajukan lima poin tuntutan.

  1. Kami meminta agar secepat mungkin mengganti rugi seluruh barang-barang elektronik yang rusak akibat ketidakteraturan pemadaman listrik oleh PLN Rayon Bobong (UU No. 30 tahun 2009 pasal 29 ayat 1 poin e, UU nomor 8 tahun 1999 pasal 19, PERMEN ESDM No. 27
  2. Kami meminta kepada pihak PLN Cabang Ternate untuk melakukan pengadaan penambahan mesin di PLN Rayon Bobong ( UU Nomor 30 tahun 2009 pasal 29 ayat 1 poin a dan b)
  3. Segera memberikan penerangan kepada pihak yang telah memasang meteran khususnya pada desa tolong, todoli, tikong dan sahu (UU No. 30 tahun tahun 2009 pasal 29 ayat 1 poin a dan b)
  4. Dengan mempertimbangkan kemampuan manajerial ketenagalistrikan maka kami mendesak untuk segera memecat manejer PLN Rayon bobong
  5. Kami meminta untuk segera memberantas mafia minyak yang ada PLN rayon bobong.

Menanggapi hal tersebut, Direktur PLN Cabang Ternate Gamal Rizal Kambey menegaskan, untuk jabatan kepala PLN Rayon Bobong secepatnya akan kami ganti.

“ Pergantian kepala PLN Bobong akan dilakukan dalam waktu secepatnya,"katanya.

Selain mengganti kepala PLN Bobong,  Gamal mengatakan, akan memberikan kompensasi pembayaran listrik kepada pelanggan. Dan mengenai meteran, diupayakan pemasangan sampai di Sahu, sambil menunggu perbaikan jaringan yang akan rampung tahun ini sehingga listrik bisa menyala di seluruh wilayah tersebut.

Diakhir sesi pertemuan,  Gamal menegaskan, jika ada dugaan adanya mafia minyak di PLN Rayon Bobong, pihaknya berharap agar Komando pemuda Taliabu bisa  bekerjasama untuk memberikan data disertai bukti agar kejahatahan seperti itu tidak terjadi di Taliabu.(Ari)
Share:
Komentar

Berita Terkini