KPU dan Dukcapil Teken MoU Pemutakhiran Data Pemilih Kota Tidore Kepulauan

Editor: Admin author photo
Foto: Walikota H. Ali Ibrahim bersama Wawali Muhammad Sinen bersama Ketua KPU Abdullah Dahlan beserta jajarannya usai melakukan MoU pemuktahiran data pemilih
TIDORE-  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tikep menandatangani Momerandum of Understanding (MoU) untuk pemutakhiran data pemilih di Kota Tidore Kepulauan.

Penandatangan kerja sama tersebut dilakukan oleh Ketua KPU Kota Tikep, Abdullah Dahlan, sebagai pihak pertama dan  pihak kedua, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  Kota Tikep, yang di tandatangani Sunaryah Saripan selaku Kepala Dinas.

Dalam kerja sama ini turut mengetahui Walikota Tidore Kepulauan H. Ali Ibrahim, MH dengan Nomor : 01/PR.07-NK/8272/KPU-Kot/I/2020 dan Nomor : 470-1/14/17/2020 tentang Pemutakhiran Daftar Penduduk Potensial Pemilih.

Walikota H. Ali Ibrahim mengatakan atas nama Pemerintah Daerah mengapresiasi KPU Kota Tidore Kepulauan dengan jajarannya bahwa telah melakukan perjanjian kerja sama untuk pemutakhiran data pemilih di Kota Tidore Kepulauan.

Ali Ibrahim, berharap semoga dengan adanya perjanjian kerja sama antara Pemerintah Daerah dengan KPU dapat berjalan dengan lancar dan aman. Mulai dari tahapan-tahapan pemilihan sampai pada pemilihan nanti serta menjaga situasi di Kota Tidore Kepulauan tetap baik.

Sehingga pesta demokrasi di Kota Tidore Kepulauan di nilai terbaik, hal ini dalam rangka mempertahankan prestasi sebagai penyelenggara pemilihan terbaik di Provinsi Maluku Utara, tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama pula Wakil Walikota Tikep, Muhammad Sinen, mengharapkan kepada seluruh Komisioner KPU untuk rekrutmen PPK, PPS dan KPPS harus di seleksi dengan baik sehingga betul-betul professional.  

“ Mudah-mudahan kerja sama dan kekompakan KPU sebagai mitra Pemerintah Daerah di jaga dengan baik. Demi terjalin hubungan yang lebih erat lagi,” ungkap Wawali.

Ketua KPU Kota Tikep, Abdullah Dahlan, mengatakan penandatanganan perjanjian kerja sama ini untuk pemutakhiran data pemilih dalam rangka penyusunan data pemilihan Walikota dan Wakil Walikota pada pilkada serentak tahap ke empat (4) tahun 2020. Mengingat, kata Abdullah, saat ini sudah memasuki tahapan pendaftaran calon persorangan serta pembentukan panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) yang sementara ini sudah berlangsung proses pendaftaran.

"Atas nama Komisioner KPU sangat berterima kasih kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Walikota dan Wakil Walikota serta jajarannya atas perjanjian kerja sama ini sangat penting. Karena banyak data yang dibutuhkan KPU sebagai penyelenggara Pilkada dan Dukcapil sebagai instansi yang penyedia data kependudukan,” tuturnya.

Abdullah menegaskan KPU berkomitmen agar warga Negara yang ada di Kota Tidore Kepulauan. Berdasarkan data terakhir Pemilu Tahun 2019 sebanyak 71.283 ribu jiwa pilih. Nah, kemungkinan untuk Tahun 2020 ini. Jiwa pilih akan lebih banyak dari pada tahun kemarin, sebab untuk pemilih pemula juga belum tercover di daftar pemilih tetap (DPT). Sehingga seluruh pemilih akan menggunakan hak pilihnya.

“ KPU akan melaksanakan Pilkada Tahun 2020 ini semaksimal mungkin sehingga pemilihan nanti tetap berjalan dengan lancar dan aman,” tutup Abdullah.

Turut hadir pada penandatangan kerja sama tersebut Sekretaris Daerah Kota Tikep Asrul Sani Soleiman, Asisten Sekda, Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tikep beserta jajarannya. (Aidar)

Share:
Komentar

Berita Terkini