KPU Kota Ternate Buka Rekrutmen Calon Anggota PPK

Editor: Admin author photo
M.Zen Karim (Ketua KPU Halbar)
TERNATE- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate telah membuka pendaftaran tahapan rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pilkada 2020 beberapa hari lalu. Ketua KPU Kota Ternate, M. Zen A. Karim, mengatakan hal itu repoter media ini, Rabu (23/01/2020).

Rekrutmen PPK di 8 (delapan) Kecamatan, yakni Kecamatan Kota Ternate Selatan, Kecamatan Ternate Tengah, Kecamatan Ternate Utara, Kecamatan Ternate Barat, Kecamatan Pulau Ternate, Kecamatan Pulau Hiri, Kecamatan Batang Dua dan Kecamatan Pulau Moti

“ Untuk kuota PPK di 8 Kecamatan terdiri 5 orang anggota PPK,” ungkap Zen.

Untuk pengembalian berkas peserta calon PPK di mulai pada tanggal 18- 24 Januari 2020. Setelah itu, pengembalian berkas selama 3 hari kemudian diadakan seleksi administrasi pada tanggal 25-27 Febuari 2020.

Selanjutnya, pada tanggal 30 Febuari 2020 diumumkan. Nah, tak menutup kemungkinan di adakan tes secara tertulis.

Batas usia calon anggota PPK minimum 17 tahun sejak mendaftar. Untuk berkas persyaratan yang harus di siapkan peserta calon PPK Kota Ternate, yakni membuat surat pernyataan, seperti :

· Tidak terlibat urusan narkoba
· Tidak terlibat partai politik selama 5 Tahun
· Tidak ada hubungan ikatan perkawinan
· Tidak pernah di pidana
· Tidak pernah sanksi kode etik DKPP/Bawaslu

Lanjutnya, Zen, di luar persyaratan itu ada pula persyaratan kesehatan yang bisa diurus di setiap puskesmas kecamatan di bawah pemerintah.

Adapun persyaratan sebagai dokumen pendukung, yaitu;

1. Pas Photo 3x4 dan 4x6 berlatar merah/biru
2. Ijazah legalesir SMA/Sederajat

Lebih lanjut, M. Zen, mengatakan untuk jadwal pelaksanaan tes dilaksanakan selama 1 hari pada tanggal 30 febuari 2020. Setelah tes itu kemudian di umumkan hasil tes baru kemudian masuk tahapan wawancara selanjutnya di putuskan 5 orang yang lulus sesuai nilai yang di standarlisasikan Juknis pembentukan PPK.

Ada jenjang ketika ada pemersalahan, baik di tingkat PPS maupun PPK. Ketua KPU Kota Ternate, M. Zen menjelaskan, jenjang yang di maksud  sudah di atur dalam UU dan PKPU. Kalau ada kedapatan anggota PPK sengaja bermain atau curang dalam pemilihan kepala daerah di tingakat Kabupaten/Kota, maka tidak segan-segan diberikan sanksi. Bukan sanksi etik saja, melaikan sanksi pidana di kenakan.

Untuk itu, Kata M. Zen, dalam seleksi ini PPK yang terpilih atau lolos memang benar-benar mempunyai integritas.

“ Kami menghimbau kepada masyarakat untuk memberikan masukan dalam seleksi calon PPK agar itu menjadi pertimbangan sebelum diputuskan,” tuturnya.

M. Zen menambahkan diharapkan kepada aggota PPK yang lolos nanti harus independen dan integritas dalam menjalankan penyelenggara pemilu.

“ Jangan sekali-sekali punya niatan yang lain yang jelas kita di ikat oleh aturan dan aturan itu adalah sanksi etik, dan sanksi pidana. Saya berharap kepada teman-teman yang calon PPK jangan sampai terjadi sesuatu yang kita tidak inginkan bersama,” tutupnya. (Ady)

Share:
Komentar

Berita Terkini