KWS Desak Pelaku Pemukulan Wartawan Dijerat UU No 40 Tahun 1999 Tentang Pers

Editor: Admin author photo
Foto: Terduga Pelaku berinisial AY 
SANANA- Salah seorang wartawan online di Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab). Di aniaya oleh aktivis bertopeng, ketika melaksanakan tugas peliputan aksi unjuk rasa di Kantor Bawaslu Pultab, Selasa (14/1) kemarin.  

Di duga aktivis bertopeng itu, tak lain adalah oknum kader PMII Cabang Kepulauan Sula (Kepsul). Berinisial AY alias Ashari.

Berikut kronologisnya, ketika massa aksi pada saat itu, tengah hearing bersama Komisioner Bawaslu sekira 20 menit lamanya. Sejumlah kader PMII lainnya, mendatangi Kantor Bawaslu dengan penuh kemarahan.

Lantaran membawa-bawa bendera PMII dalam unjuk rasa pemutasian Pj. Kades Bajo. Mulkin saat itu sedang mengambil gambar, tiba-tiba pelaku kader PMII mendekati korban, dan menendangnya hingga melakukan pemukulan korban.

“ Kejadian bermula saat masyarakat Desa Bajo bersama PMII dan LAKPESDAM-NU Cabang Kabupaten Kepsul melakukan aksi di depan Kantor Bawaslu Kepsul,” ujar Komunitas Wartawan Sula (KWS), Sarmin Drakel kepada awak media di Kepsul, Rabu (15/1).

Atas kejadian itu. Ketua KWS Sarmin Drakel, mendesak Polres Kepsul segera menangkap pelaku yang berkecimpung di organisasi PMII Cabang Kepsul. Bagi Sarmin, tindakan pelaku telah melanggar Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.Sebagaiman disebutkan, Pasal 18 Ayat 1; Setiap orang yang secara melawan hukum dengan dengan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi kerja pers, di pidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahum atau denda sebanyak Rp. 500 juta.

  Korban (Mulkin-Red) ini ditugaskan sebagai Kabiro Media Kabardaerah.com untuk melaksanakan tugas sebagai jurnalis di Kepsul. Jadi kami meminta kasus ini proses hukum,” tegas Drakel.

Kasus penganiayaan tindakan kekerasan oknum wartawan tersebut, kini sudah dilaporkan Polres Kepsul.

“ Kami tidak menerima baik atas tindakan yang dilakukan oleh oknum kader PMII Cabang Kepsul itu. Sekali lagi saya tegaskan, Polres Kepsul segera mengambil langkah tegas untuk menangkap oknum pelaku berinisial AY alias Ashari,” pungkasnya. (di)
Share:
Komentar

Berita Terkini